Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Muhamad Syawal Ardiansyah, 1810801025
Andhita Dyorita K, S. Psi., M. Psi., Psikolog
Zahro Varisna Rohmadani, S.Psi., M.Psi., Psi
Subject
BF Psychology
Datestamp
2022-10-31 03:21:44
Abstract :
Seiring dengan berjalannya waktu maka semakin banyak model berpakaian bagi para wanita salah satunya model
berpakaian yang mengarah kepada budaya timur tengah yang bernuansa islami yaitu niqab (cadar) ialah cara
berpakaian dengan menggunakan hijab dengan penutup wajah. Saat ini banyak kasus tindakan kriminalitas yang
melibatkan cadar didalamnya seperti tindakan terorisme yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung
jawab sehingga menimbulkan isu-isu dan berita-berita buruk tentang penggunaan cadar di kalangan masyarakat.
Akibat dari hal itu menyebabkan terjadinya tindak kekerasan verbal maupun non-verbal yang dialami wanita yang
menggunakan cadar. Tujuan dari penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara prasangka
dengan kecenderungan perilaku agresif masyarakat Kota Palu kepada wanita bercadar. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan metode analisa data Korelasi Rank Spearman. Subjek penelitian ini yaitu masyarakat
Kota Palu dengan usia 15-21 tahun. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive sampling dengan jumlah
sampel 105 responden. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa responden memiliki tingkat prasangka dalam
kategorisasi rendah dengan nilai 81% (94 orang). Sedangkan kecenderungan perilaku agresif berada dalam
kategorisasi rendah dengan nilai 97.1% (102 orang). Hasil analisa Korelasi Rank Spearman didapatkan nilai p 0,000
(p<0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,710 menunjukan memiliki hubungan yang kuat. Disarankan kepada
masyarakat untuk lebih bijak dalam menanggapi informasi atau berita-berita yang beredar di lingkungan sosial
agar mengurangi faktor timbulnya prasangka dan kecenderungan perilaku agresif.