Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fitria Hasannah Nurwahidah, 1810301172
Sri Lestari, S.ST., MMR
Rizky Wulandari, SST, M.Fis
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-31 04:15:30
Abstract :
Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas.
Bertambahnya usia secara alamiah dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh
seperti, penurunan keseimbangan, penurunan kognitif, dan psikososial yang
berpengaruh pada fungsionalnya dan kualitas kehidupan lansia, sehingga lansia merasa
tidak nyaman dalam menjalani kehidupan. Ada berbagai macam modalitas fisioterapi
salah satunya adalah untuk menanggulangi risiko tersebut. Adanya intervensi Dual?task training (motor- cognitive) yaitu, latihan yang didesain dengan menggabungkan
tugas motorik dan kognitif yang dilaksanakan dalam satu waktu. Latihan ini efektif
dalam meningkatkan keseimbangan dengan gangguan kognitif. Tujuan: Untuk
mengetahui pengaruh pemberian dual task training pada peningkatan keseimbangan
lansia dengan gangguan kognitif . Metode Penelitian : metode penelitian yang
digunakan yaitu narrative review denga famework PICO (Population, Intervention,
Comparison, outcome). Mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan
(PubMed, Sciendirect, Google Scholar, kemudia dimasukkan kedalam PRISMA
flowchart, data hasil ulasan narasi, menusun, meringkas, dan melaporkan hasil. Hasil
penelitian : Hasil review dari 11 jurnal didapatkan bahwa dual task training terbukti
efektif dalam meningkatkan keseimbangan pada lansia dengan gangguan kognitif.
Kesimpulan : Adanya Pengaruh pemberian dual task training terhadap peningkatan
keseimbangan pada lansia dengan gangguan kognitif.