Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Neviana Diyastiti, 1810301165
Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or
Sri Lestari, S.ST., MMR
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2022-10-31 04:37:34
Abstract :
Latar Belakang: Cerebral palsy adalah kerusakan atau kelainan fungsi bagian otak
tertentu pada bayi atau anak dapat terjadi ketika bayi dalam kandungan, saat lahir atau
setelah lahir dan sering disertai dengan ketidaknormalan bicara, penglihatan, kecerdasan
kurang, buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan saraf lainnya.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor resiko terjadinya cerebral palsy pada anak
cerebral palsy di Wahana Keluarga Cerebral Palsy Yogyakarta. Metode Penelitian:
Penelitian ini menggunakan penelitian desktiptif dengan desain cross sectional dengan
teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 35
orangtua dan anak cerebral palsy. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan 11
pertanyaan yang sudah divalidasi. Hasil Penelitian: Pada hasil uji chi square pada faktor
prenatal usia ibu hamil hasil P=0,000, hasil uji chi square pada faktor perinatal kejadian
premature hasil P= 0,001 kemudian kejadian BBLR hasil P= 0,005 dan pada faktor
postnatal kejadian bayi tidak segera menangis hasil P= 0,001. Simpulan: Identifikasi
faktor resiko terjadinya anak cerebral palsy di Wahana Keluarga Cerebral Palsy
Yogyakarta didapatkan hasil bahwa faktor resiko yang terjadi dapat dilihat dari faktor
prenatal (sebelum kelahiran), faktor perinatal (saat kehamilan) dan faktor postnatal
(sesudah kelahiran). Saran: Diharapkan ibu hamil dapat menambah wawasan tentang
identifikasi faktor resiko terjadinya anak cerebral palsy agar dapat mencegah terjadinya
anak cerebral palsy pada kelahiran anaknya.