Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Salsabila Melianasari, 1810301036
Tri Laksono, S.ST.FT., M.S PT
Devinta Yulia Laksmita, S.Ftr.,M.KKK
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2022-10-31 05:00:18
Abstract :
Latar Belakang: Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) mendorong pemerintah
untuk mengeluarkan kebijakan pendidikan berupa pembelajaran dalam jaringan (daring)
dan work from home (WFH). Daring merupakan suatu model pembelajaran yang
memanfaatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi dengan sistem jarak jauh.
Penerapan physical distancing menyebabkan terbatasnya melakukan aktivitas fisik,
mobilitas, dan sosial. Aktivitas fisik adalah segala bentuk gerakan tubuh yang
menyebabkan peningkatan kebutuhan kalori tubuh melebihi dari kebutuhan energi dalam
keadaan istirahat. Mahasiswa memiliki tugas-tugas akademik dengan intensitas yang lebih
tinggi daripada siswa pada tingkatan sekolah. Burnout dalam bidang akademik atau biasa
dikenal dengan istilah academic burnout yang mengacu pada stres, beban atau faktor
psikologis lainnya karena proses pembelajaran yang diikuti mahasiswa sehingga
menunjukan keadaan kelelahan emosional (exhaustion), kecenderungan untuk
depersonalisasi (cynism), dan perasaan tidak kompeten (professional efficacy). Tujuan:
Untuk mengetahui apakah ada hubungan aktivitas fisik terhadap academic burnout
mahasiswa selama pembelajaran dalam jaringan (daring) di masa pandemi covid-19.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelatif.
Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan cross-sectional. Sampel
penelitian berjumlah 154 mahasiswa fisioterapi sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil:
Ada hubungan aktivitas fisik terhadap academic burnout mahasiswa selama pembelajaran
dalam jaringan (daring) di masa pandemic covid-19. Kesimpulan: Hubungan aktivitas
fisik terhadap academic burnout mahasiswa selama pembelajaran dalam jaringan (daring)
di masa pandemi covid-19 memiliki nilai korelasi sebesar -0,160 yang termasuk kategori
hubungan sangat rendah dan arah hubungan negatif. Saran: Bagi responden diharapkan
dapat meningkatkan aktivitas fisik dan mengatasi burnout yang dialami mahasiswa.