Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Muhammad Jihad Al Dika, 1810301160
Tyas Sari Ratna Ningrum, SST.Ft., M.Or
Muhammad Irfan, SKM., SSt.FT., M.Fis
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology
Datestamp
2022-10-31 05:00:12
Abstract :
Latar Belakang: Masalah yang sering terjadi ketika selesai berolahraga pada individu
yang kurang melakukan aktivitas fisik salah satunya adalah Delayed Onset Muscle
Soreness (DOMS). DOMS lebih banyak terjadi pada aktifitas yang banyak melakukan
gerakan dengan intensitas tinggi dan dengan gerakan kontraksi eksentrik sehingga
menimbulkan nyeri dan kekakuan pada otot yang berkembang selama 24-72 jam setelah
melakukan aktivitas olahraga. Berdasarkan masalah yang timbul maka di butuhkan
penanganan intervensi fisioterapi yang tepat berupa vibration therapy. Tujuan: Untuk
mengetahui pengaruh pemberian vibration therapy terhadap penurunan nyeri akibat
DOMS pada otot hamstring dengan metode Narrative Review. Metode Penelitian:
Menggunakan metode Narrative Review, dengan mengumpulkan sepuluh artikel yang
selanjutnya diidentifikasi menggunakan format PICO (Population, Intervention,
Comparison, Outcome) serta menentukan kriteria inklusi dan eksklusi untuk selanjutnya
menentukan artikel yang dipilih. Pencarian artikel yang digunakan menggunakan tiga
database (Google Scholar, PubMed dan Science Direct). Hasil Penelitian: Berdasarkan
tujuh dari sepuluh artikel penelitian tentang vibration therapy didapatkan hasil yang
signifikan dalam menurunkan nyeri Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).
Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan metode narrative review dan
pembahasan maka dapat diambil kesimpulan bahwa ada penurunan nyeri Delayed Onset
Muscle Soreness (DOMS) dengan intervensi vibration therapy. Saran: Vibration therapy
dapat dijadikan referensi fisioterapi dalam program latihan yang bertujuan untuk
penurunan nyeri akibat Delay Onset Muscle Soreness (DOMS).