Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Shabrina Zhainun Alyani, 1810301045
Ummy Aisyah Nurhayati, S.ST.FT., M.Fis., AIFO-FIT
Shofhal Jamil, S.Ft., M.Sc
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2022-10-31 06:27:20
Abstract :
Latar belakang: Penumpukan lemak pada tubuh dapat menyebabkan timbulnya resiko
terhadap kesehatan salah satunya obesitas atau kegemukan. Indeks massa tubuh (IMT)
merupakan cara sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa, terutama yang
berkaitan dengan underweight (kurus) dan overweight (obesitas). Berat badan yang tinggi
sangat erat kaitanya dengan kebugaran jasmani berdasarkan daya tahan kardiorespirasi
(VO2max). VO2max atau konsumsi oksigen maksimal atau ketahanan kardiorespirasi
adalah jumlah oksigen maksimal yang dapat digunakan tubuh manusia itu menunjukan
daya tahan atau kebugaran dari kardiorespirasi setiap individu. Faktor-faktor yang
mempengaruhi VO2max adalah latihan, jenis kelamin, aktivitas, lemak tubuh dan usia.
Tujuan: Pada penelitian ini adalah Mengetahui hubungan index massa tubuh terhadap
VO2max pada lansia di Posbindu Klinyo Margoluwih Sleman. Metode: Penelitian dengan
analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel 60 orang Instrumen
penelitian menggunakan timbangan digital, microtoise staturemeter dan oxymeter. Analisis
data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate yaitu uji korelasi sprerman.
Hasil: uji korelasi Sperman Rank menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan
antara IM terhadap VO2max pada lansia (p = 0,001, r = -0,497). Dari hasil koefisien
korelasi tersebut diketahui jenis korelasi yaitu negatif, yang berarti hubungan berbanding
terbalik. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara IMT dengan VO2max
namun berbanding terbalik dimana semakin tinggi nilai IMT maka nilai VO2max semakin
kecil. Saran: Menambahkan variabel bebas laindan menambahkan jumlah sampel serta
cakupan area penelitan yang lebih luas.