Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Pegi Aprilia Lestari, 1810301046
Nurwahida Puspitasari, SST Ft MOr
Asyhara Naela Arifin, M.Kes
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2022-10-31 06:40:47
Abstract :
Latar Belakang : Futsal adalah salah satu cabang olahraga permainan yang dimainkan
oleh dua regu yang masing-masing regu terdiri dari 5 orang pemain yang salah satunya
adalah penjaga gawang. Pada pemain futsal komponen yang sangat penting adalah
kekuatan otot tungkai. kekuatan otot tungkai adalah kemampuan otot untuk
menghasilkan tegangan dan resultan gaya berdasarkan permintaan pada otot tubuh
bagian ekstremitas bawah dimana secara anatomis perannya sangat penting dalam
setiap gerakan terhadap beban atau tahanan dengan usaha yang dilakukan secara
maksimal. Tanpa kekuatan otot tungkai yang kuat, maka power dan agility pemain
futsal juga akan menurun, hal ini dapat menyebabkan terjadinya cedera otot pada
pemain futsal. Tujuan : Mengetahui hubungan kekuatan otot tungkai dengan kejadian
cedera otot pada pemain futsal putri. Metode penelitian : Jenis penelitian yang
digunakan adalah kuantitatif melalui teknik korelasi dengan metode observasional
analitik dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample yang digunakan
adalah total sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, sehingga
didapatkan jumlah total responden 34 orang yang terdiri dari 19 pemain futsal porda
sleman dan 15 pemain futsal Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta. Alat ukur yang
digunakan adalah leg dynamometer untuk mengukur kekuatan otot tungkai, kuesioner
dan pemeriksaan spesifik untuk mengetahui kejadian cedera otot yang terdiri dari
pemeriksaan palpasi, puranen orava, tes kekuatan quadriceps dan thompson squeeze.
Analisis data yang digunakan adalah spearman rank. Hasil Penelitian : Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot
tungkai dengan kejadian cedera otot dengan nilai p= < 0,001 < 0,05 dengan koefisien
korelasi bernilai positif sebesar 0,625. Kesimpulan : Ada hubungan yang kuat antara
kekuatan otot tungkai dengan kejadian cedera otot pada pemain futsal putri. Saran :
Peneliti selanjutnya hendaknya mengadakan penelitian yang memberikan perlakuan
untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai dengan sample yang lebih banyak.