Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Widyawaty, 1810301133
Asyhara Naela Arifin, M.Kes
Siti Khotimah, SST.FT., M. Fis
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2022-10-31 07:16:45
Abstract :
Latar Belakang: Agility atau kelincahan sangat dibutuhkan dalam permainan
sepakbola. Adanya komponen fisik yang salah satunya adalah agility merupakan
kemampuan yang dimiliki oleh pemain sepakbola dalam mengubah arah secara
cepat dan tepat tanpa kehilangan keseimbangan, adanya tingkat agility yang baik
pada pemain sepakbola dapat menghindari serangan dari lawan main sehingga
kontak fisik dengan lawan main dapat terhindar. Sedangkan bagi pemain yang
memiliki agility yang buruk sulit untuk melakukan gerakan secara cepat dan tepat
sehingga dapat meningkatkan resiko cidera pada saat dilapangan. Angka kejadian
cidera dalam permainan sepakbola di Yogyakarta sebanyak 37,1% untuk cidera
ankle, cidera lutut sebanyak 6,5%, dan cidera pada betis sebanyak 1,6%. Tujuan:
Untuk mengetahui hubungan agility dengan resiko cidera pada pemain sepakbola.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan
pendekatan cross sectional. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah
hexagonal test untuk mengukur agility dan fungsional movement screening (FMS)
digunakan untuk mengukur resiko cidera pada pemain sepakbola. Responden
dalam penelitian sebanyak 42 orang pemain sepakbola, analisis data
menggunakan uji korelasi Kendall tau. Hasil: Uji dengan Kendal tau
diperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) artinya ada hubungan antara agility dengan
resiko cidera pada pemain sepakbola. Kesimpulan: Ada hubungan agility dengan
resiko cidera pada pemain sepakbola. Saran: Untuk peneliti selanjutnya
melakukan studi terhadap faktor resiko lain yang menyebabkan cidera pada
pemain sepakbola baik internal maupun eksternal atau faktor kondisi fisik yang
lain seperti endurance, speed, power, strength.