DETAIL DOCUMENT
Perbedaan pengaruh pemberian proprioceptive neuromuscular fasilitation(PNF) wajah dan mirror exercise terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita bell's palsy : narrative review
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Feni Rahmah Fitri, 1810301161
Muhammad Irfan, SKM., SSt.FT., M.Fis
Devinta Yulia Laksmita, S.Ftr.,M.KKK
Subject
RM Therapeutics. Pharmacology 
Datestamp
2022-10-31 07:41:03 
Abstract :
Latar belakang :Bell?s Palsy merupakan kelumpuhan saraf perifer yang terjadi pada nervus fascialis (VII). Bell?s palsy merupakan penyakit idiopatik atau belum diketahui pasti penyebabnya, namun ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan terjadinya bell?s palsy seperti cedera atau trauma, infeksi virus, inflamasi, atau gangguan metabolism saraf wajah .Gejala yang terjadi pada penderita bell?s palsy yaitu kecacatan salah satu sisi wajahnya, biasanya penderita akan kesulitan membuka dan menutup mata, kesulitan membuka dan menutup mulut, kesulitan tersenyum, air mata terus keluar, dan adanya gangguan sensasi pada lidah bagian depan. Fisioterapi memiliki peran dalam penanganan kasus bell?s palsy untuk mengembalikan kekuatan otot, meningkatkan kemampuan fungsional, dan mengembalika kembali ekspresi wajah. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh pemberian Proprioceptive Neuromuscular Fasilitation (PNF) dan Mirror Exercise pada penderita Bell?s Palsy. Metode : Metode yang digunakan adalah Narrative Review, yaitu mencari literatur melalui Google Schoolar, PubMed, dan PEDro yang diterbitkan minimal tahun 2012. Strategi pencarian menggunakan format PICO, yang kemudian dipilih sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil : Berdasarkan analisis dari 12 artikel yang telah penulis review tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap kedua intervensi. Proprioceptive Neuromuscular Fasilitation (PNF) dan Mirror Exercise sama-sama efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional pada penderita Bell?s Palsy. Kesimpulan : Hasil dari 12 artikel yang telah penulis review menunjukan bahwa Proprioceptive Neuromuscular Fasilitation (PNF) dan Mirror Exercise efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional penderita bell?s palsy. Setiap intervensi memiliki keunggulan masing-masing dimana kedua intervensi efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsional penderita bell?spalsy Saran : penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu pedoman dalam menangani kasus bell?s palsy dalam meningkatkan kemampuan fungsional dengan menggunakan intervensi Proprioceptive Neuromuscular Fasilitation (PNF) dan Mirror Exercise. 

Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta