Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Riyanto, Slamet
Mamnu’ah, Mamnu’ah
Subject
BF Psychology
Datestamp
2018-01-02 05:55:11
Abstract :
Latar Belakang : Kualitas Hidup pasien skizofrenia di rumah sakit jiwa jarang
diperhatikan. Kualitas hidup pasien dapat dinilai dari aspek fisik, psikologis, sosial
dan spiritual. Buruknya kualitas hidup dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor,
salah satunya ketepatan dalam pemberian obat. Data di Rekam Medis RS Jiwa
Grhasia tercatat sejumlah 913 pasien dimana 832 pasien dengan diagnosa
skizofrenia (F.20). Pasien skizofrenia yang dirawat inap merupakan pasien lama
sebanyak 81,8%, disebabkan karena putus obat sejumlah 80,2%, yang tidak
mempunyai pekerjaan sebanyak 91,53% dan pasien gelandangan sebanyak 0,88%
dan pembiayaan rumah sakit yang ditanggung pemerintah mencapai 75,49%,
ketepatan pemberian waktu pemberian obat sebesar 33,33%.
Tujuan : Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ketepatan minum obat
terhadap kualitas hidup pasien skizofrenia di RS Jiwa Grhasia Pemda DIY.
Metodologi Penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan
desain penelitian menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi eksperiment)
dengan control time series design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien
skizofrenia yang di rawat inap di RSJ Grhasia Pemda DIY sebanyak 24 pasien.
Analisa data menggunakan paired t-test dan independent t-test.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian pada kelompok eksperimen menggunakan uji
paired t-test dengan hasil nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) sedangkan pada
kelompok kontrol hasil nilai signifikansi 0,096 (p>0,05). Perbandingan kelompok
ekperimen dan kelompok kontrol dengan uji independent t-test sebesar 0,000
(p>0,05).
Kesimpulan: Ada pengaruh ketepatan minum obat terhadap kualitas hidup pasien
skizofrenia di RSJ Grhasia Pemda DIY (p<0,05).
Saran: Bagi perawat ruangan diharapkan dapat memberikan obat sesuai tertulis di
etiket obat, bagi RS Jiwa Grhasia diharapkan dapat meningkatkan pelayanan pasien
dalam hal pemberian obat.