Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Arkiang, Srifajariah
Khusnal, Ery
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2017-12-04 01:14:54
Abstract :
Latar Belakang : Tingkat pengetahuan perawat tentang MTBS, merupakan suatu
hal yang sangat penting bagi perawat di Kecamatan Alor Barat Laut. Pada
pemeriksaan tanpa menggunakan MTBS perawat kadang tidak atau lupa
menganjurkan ibu untuk kembali pada waktu yang tepat untuk kontrol, sehingga
kadang ibu hanya kembali jika anak dalam kondisi buruk. Hal ini bisa
menyebabkan anak tidak tertolong. Pengetahuan MTBS sangatlah penting karena
perawat lebih detail dalam melakukan manajemen penatalaksanaan anak sakit dari
pemeriksaan sampai konseling.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran
tingkat pengetahuan perawat tentang penatalaksanaan MTBS di puskesmas
wilayah kec. Alor Barat laut, kab. Alor, NTT.
Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat dan bidan
yang bekerja di Puskesmas wilayah Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor
NTT, yang berjumlah 64 orang. Tekhnik pengambilan sample adalah total
sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner. Waktu penelitian dilakukan
pada bulan Januari 2013 sampai dengan Februari 2013. Analisis data yang
digunakan adalah analisa data univariat.
Hasil penelitian: Tingkat pengetahuan perawat tetang penatalaksanaan MTBS di
Puskesmas wilayah kecamatan Alor Barat Laut, tertinggi pada kategori cukup
yaitu 35 orang dengan persentase 55% dan pada kategori baik berjumlah 29 orang
dengan persentase 45%.
Kesimpulan: kategori tingkat pengetahuan perawat dalam penelitian ini lebih
banyak responden yang masuk kedalam kategori cukup yaitu 55%, setelah itu
diikuti oleh responden kategori baik yaitu 45 %.
Saran: Bagi perawat dan bidan yang bertugas diharapkan dapat menerapkan
MTBS sesuai standar pelayanan mutu untuk dapat menekan angka kesakitan pada
bayi dan balita.