DETAIL DOCUMENT
Pengaruh relaksasi progresif terhadap kadar gula darah lansia penderita diabetes melitus tipe 2: literature review
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sri Mulyati, 1810201074
Suratini, M.Kep.,Sp.Kep.Kom
Sugiyanto, M.Kes
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-07-21 07:23:30 
Abstract :
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ketidakmampuan tubuh melakukan pemecahan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Hal tersebut terjadi karena pankreas tidak dapat menghasilkan hormon yang mengatur gula darah. IDF memperkirakan prevalensi diabetes akan terus meningkat seiring pertambahan usia penduduk yaitu antara umur 65-79 tahun atau lansia. Penanganan diabetes mellitus oleh tenaga kesehatan di rumah sakit selama ini masih berpacu pada pengobatan konvensional yang disarankan oleh dokter, belum memperhatikan penanganan pada stress, padahal faktor psikologis sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan penderita diabetes mellitus. Pengelolaan stress pada penderita diabetes melitus dapat diatasi dengan pemberian terapi relaksasi otot progresif. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap kadar gula darah lansia yang menderita diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah literature review. Penelurusan literature dilakukan melalui Google Scholar dan PubMed. Keyword yang digunakan dalam bahasa Inggris adalah Progressive Relaxation, Blood Sugar Level, elderly dan Type 2 Diabetes Mellitus. Dalam bahasa Indonesia adalah Relaksasi Progresif, Kadar Gula Darah, Lansia dan Diabetes Mellitus Tipe 2. Penelurusan dilakukan dari tahun 2017 Sampai 2022. Didapatkan 5 jurnal yang telah diskrinning sesuai dengan kriteria inklusi yang diterima dan dianalisis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi relaksasi otot progresif efektif terhadap penurunan tingkat kadar gula darah pasien penderita diabetes melitus tipe 2. Saran: Diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan upaya promotif,preventif maupun kuratif dalam penanganan pasien penderita diabetes melitus tipe 2. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta