Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Cynthia Tiara Putri, 1811304140
Nazula Rahma Shafriani, S.Si., M.Biomed
Aji Bagus Widyantara, M.,M.R
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2023-07-21 06:45:00
Abstract :
Bakteri gram negatif yang mengakibatkan infeksi yaitu bakteri Pseudomonas aeruginosa
dan Escherichia coli. Pseudomonas aeruginosa merupakan bakteri gram negatif yang
mempunyai sifat patogen. Bakteri normal yang ditemukan diusus disebut bakteri
Escherchia coli, bakteri Escherchia coli merupakan bakteri gram negatif yang
menghasilkan racun. Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) ditemukan senyawa
sekunder antara lain: alkaloid, flavonoid, fenol dan tannin yang memiliki berbagai macam
antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes serta kegunaan lainnya. Manfaat dari
tanaman daun kelor (Moringa oleifera lamk) yang berpotensi sebagai antibiotik dalam
pertumbuhan bakteri, sehingga dalam pemanfaatan tumbuhan tersebut sebagai antibiotik
harus melalui proses ekstrasi, dimana proses ekstraksi beberapa tanaman memiliki peran
yang sangat penting untuk menghambat patogen-patogen sehingga penggunaan ekstrak dari
tanaman memiliki kemampuan aktivitas antibakteri yang dapat mengendalikan infeksi.
Mengetahui tentang perbedaan uji daya hambat ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk)
terhadap pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli. Penelitian
ini dilakukan dengan metode literature review serta pencarian menggunakan metode PICO
pada tiga database yaitu PubMed, Google Schoolar, dan Science Direct. Hasil dari beberapa
jurnal tentang uji efektivitas antibakteri ektrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) pada
pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli pada konsentrasi 25% dan
50% dapat dikategorikan resisten dan untuk konsentrasi 100% paling banyak ditemukan
intermediet atau ditengah-tengah. Pemeriksaan yang dilakukan oleh beberapa literature
bahwa efektivitas uji daya hambat ekstrak daun kelor (Moringa oleifera lamk) terhadap
pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Escherichia coli, semua memiliki zona
hambat, zona hambat tertinggi terdapat pada konsentrasi 100%, yang dimana sebagian besar
dari konsentrasi ini didapatkan hasil yang resistensi, namun ada beberapa literature yang
hasilnya intermediete, dan ada juga hasil yang sensitif. Memperhatikan pra analitik dan
pasca analitik dengan benar, sehingga tidak tejadi kesalahan yang dapat mempengaruhi
hasil tersebut.