DETAIL DOCUMENT
Literature review: identifikasi kontaminasi telur cacing soil transmitted helminth (sth) pada sayuran kubis (brassica oleracea) dan selada (lactuca sativa)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Dian Fitriani, 1811304097
Monika Putri Solikah, S.ST., M.Biomed
Yuyun Nailufar, S.Si., M.Biomed
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2023-07-21 06:52:22 
Abstract :
Soil Transmitted Helminth (STH) merupakan parasit nematoda usus yang menyebabkan infeksi pada manusia melalui kontak dengan larva atau parasit yang berkembang pada tanah. Tingginya prevalensi kecacingan disebabkan oleh beberapa faktor seperti mengonsumsi sayuran mentah yang terkontaminasi telur STH. Cacing STH yang biasanya pada manusia adalah Ascaris lumbricoides,Trichuris trichiura, Necator americanus, dan Ancylostoma duodenale. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kontaminasi yang disebabkan oleh telur cacing STH pada sayuran kubis (Brassica oleracea) dan selada (Lactuca sativa). Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan jurnal bahasa Indonesiadan bahasa Inggris yang dapat diunduh secara full text dari tahun 2012-2022. Metode pengumpulan data menggunakan kata kunci PICO dari kriteria inklusi dan eksklusi yang sudah ditentukan dalam jangka waktu dari bulan Januari-Maret. Analisis data pada penelitian ini menggunakan pendekatan metode eksposisi. Data dari jurnal yang digunakan diperoleh hasil yaitu ditemukan telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH) seperti Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura dan Ancylostoma duodenale pada sayuran kubis dan selada. Selain itu terdapat parasit protozoa usus yang ditemukan mengontaminasi sayuran kubis dan selada seperti Entamoeba coli, Entamoeba hystolitica, Giradia lamblia, dan Enchinostoma sp. Kesimpulannya yaitu infeksi kecacingan masih banyak terjadi akibat mengonsumsi sayuran mentah yang terkontaminasi STH. Cara yang dapat dilakukan agar terhindar dari kontaminasi STH yaitu dengan mencuci sayuran kubis dan selada dengan bersih, tidak menggunakan kotoran hewan sebagai pupuk untuk media penyubur tanah. Selain itu, bagi institusi kesehatan perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan metode pemeriksaan yang berbeda untuk mendeteksi telur cacing STH pada sayuran kubis dan selada. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta