Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fadjrin Alfiah Handini, 1811304012
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Ratih Kusuma Dewi, S.Kep., Ns., M. Biomed
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-21 07:08:16
Abstract :
Trombosit merupakan fragmen kecil yang terdapat dalam darah yang tidak berinti
dan terbentuk di sum-sum tulang dari sitoplasma megakariosit. Trombosit ini
berperan penting dalam proses hemostasis untuk mencegah dan menghentikan
pendarahan, trombosit memiliki siklus hidup hanya 10 hari. Dalam pemeriksaan
darah diantaranya adalah pemeriksaan LED (Laju Endap Darah), hemoglobin,
hematokrit, pemeriksaan hitung jumlah eritrosit, pemeriksaan hitung jumlah
trombosit dan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Kemudian dalam proses
pemeriksaan hitung jumlah trombosit ada 3 tahapan penting antara lain pra analitik,
analitik, dan pasca analitik. Hasil pemeriksaan hitung jumlah trombosit dipengaruhi
oleh faktor pra analitik yakni suhu dan waktu sejak pengumpulan spesimen
sehingga standarisasi kondisi penyimpanan sangat penting jika sampel darah tidak
segera diperiksa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu dan
waktu penyimpanan sampel darah terhadap pemeriksaan hitung jumlah trombosit.
Metode penelitian yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan
pencarian literature pada dua database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Jurnal
yang digunakan dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir (2012-2021) dan
sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi pada pengumpulan data. Hasil olah data
dari penelitian beberapa jurnal tersebut menunjukkan adanya pengaruh suhu dan
waktu penyimpanan sampel darah terhadap pemeriksaan hitung jumlah trombosit
dan terdapat perbedaan yang bermakna dari hasil pemeriksaan hitung jumlah
trombosit pada suhu dan waktu penyimpanan sampel darah yang disimpan 24 jam
dan 48 jam.