Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fidelia Shabrina Anissyah Putri, 1811304098
Tri Dyah Astuti, S.ST., M.Kes
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2023-07-21 07:14:00
Abstract :
Anemia merupakan keadaan tubuh kekurangan hemoglobin atau berkurangnya
konsentrasi hemoglobin dalam tubuh. Ibu hamil merupakan penderita terbanyak
yang mengalami anemia yaitu lebih dari dua pertiga penderita yang kebanyakan
95 % penyebabnya adalah anemia defisiensi besi. Maka dari itu, dibutuhkan
suplementasi besi selama kurang dari 7 bulan. Akan tetapi, pemberian
suplementasi besi yang terus-menerus akan menyebabkan akumulasi zat besi
dalam tubuh tinggi (Aldi, 2019). Akumulasi zat besi yang berlebihan dapat
menjadi racun dan mengakibatkan kematian sel, kekurangan insulin dan
intoleransi glukosa. Tujuan dari penelitian ini adalan untuk mengetahui rerata
kadar ferritin dan hemoglobin ibu hamil yang mengonsumsi suplementasi besi
kurang dari 7 bulan. Metode yang digunakan yaitu metode literatur review
dengan acuan jurnal 10 tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Berdasarkan hasil olah data dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa
ibu hamil yang mengonsumsi suplementasi besi selama kurang dari 7 bulan di
dapatkan rerata mean 11,449 g/dL, sedangkan rerata ferritin adalah 33,923 µg/L.
Pemeriksaan ferritin menggunakan metode ELISA dan ECLIA, sedangkan
pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode Cyanmethemoglobin dan
POCT. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ibu hamil yang
mengonsumsi suplementasi besi kurang dari 7 bulan rerata kadar ferritin dan
hemoglobin normal. Saran untuk penelitian selanjutnya agar lebih dalam lagi
meneliti tentang kadar hemoglobin dan ferritin pada ibu hamil serta metodemetode
pemeriksaan yang digunakan supaya dapat dijadikan bahan literatur
yang lebih banyak lagi.