Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Heni Pujiastuti, 1811304067
Dhiah Novalina, S.Si., M.Si.
Aji Bagus Widyantara, M.,M.R
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-02-03 04:26:50
Abstract :
Escherichia coli adalah bakteri gram-negatif anaerobik fakultatif, tidak memiliki
spora, dan merupakan flora alami pada usus mamalia. Salah satu penyakit yang
menjadi masalah penting di dunia adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Menurut
WHO (World Health Organization) infeksi saluran kemih merupakan infeksi paling
umum setelah infeksi saluran pernafasan salah satunya adalah bakteri Escherichia
coli. Identifikasi bakteri Escherichia coli dapat dilakukan dengan menggunakan
metode kultur dan konfirmasi uji biokimia. Pemeriksaan dengan metode kultur
bakteri dapat dilakukan menggunakan media padat dan cair. Uji biokimia
merupakan media yang digunakan untuk mengidentifikasi sifat biokimia dari
mikroorganisme tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya
pertumbuhan koloni bakteri Escherichia coli dengan metode kultur dan konfirmasi
uji biokimia. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review serta
pencarian dengan metode PICO pada tiga database yaitu PubMed, Google Scholar,
dan Science Direct. Ditemukan hasil dari beberapa referensi jurnal tentang
identifikasi bakteri penyebab infeksi saluran kemih (ISK) adalah bakteri
Escherichia coli pemeriksaan kultur menunjukkan warna merah muda pada media
MCA, basil gram-negatif ditemukan pada pewarnaan gram. Hasil uji biokimia
menunjukkan uji indol dan methyl red positif serta uji voges-proskauer (VP) dan
sitrat negatif. Bakteri yang ditemukan pada urin pasien dengan infeksi saluran
kemih adalah Escherichia coli, Klebsiella spp, Citrobacter spp, Staphylococcus
aureus, Candida spp, Coliform dan Proteus. Bakteri Escherichia coli merupakan
bakteri tersering penyebab iInfeksi saluran kemih (ISK). Perlu dilakukan penelitian
lebih lanjut agar lebih memperkuat hasil dan mengetahui pertumbuhan bakteri serta
dapat menambah jumlah literature yang lebih banyak lagi agar dapat
mengembangkan penelitian ini.