Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Heppy Nur aziza, 1811304100
Farida Noor Irfani, S.Si., M.Biomed.
Aji Bagus Widyantara, M.,M.R
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-21 07:46:00
Abstract :
Pasien yang terinfeksi virus dengue sering ditemukan adanya gangguan
fungsi organ salah satunya hepar. Pada kondisi tersebut terjadi proses seluler yang
menunjukkan adanya indikasi penyakit berupa kebocoran enzim hati yang dapat
meningkatkan kadar serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) dan serum
glutamic pyruvic transaminase (SGPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
rerata presentase hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT pada pasien Demam
Berdarah Dengue. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah literature
review terhadap 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan 10 tahun terakhir dan
memenuhi kriteria inklusi penelitian, database jurnal menggunakan PubMed,
IJAM, dan Google Scholar, analisa data menggunakan deskriptif statistik untuk
melihat presentase hasil pemeriksaan SGOT dan SGPT pada pasien DBD dari
jurnal yang digunakan. Hasil olah data dari beberapa jurnal menunjukkan bahwa
rerata presentase jumlah pasien Demam Berdarah Dengue yang mengalami
peningkatan kadar SGOT sebanyak 83%, dan rerata presentase jumlah pasien
Demam Berdarah Dengue yang mengalami peningkatan kadar SGPT sebanyak
59,4%, peningkatan kadar SGOT dan SGPT tersebut lebih banyak yang
mengalami peningkatan <3 kali nilai normal, termasuk kategori ringan dan
dengue tidak berat (non-severe dengue). Dapat disimpulkan bahwa terjadi
peningkatan kadar SGOT dan SGPT pada pasien Demam Berdarah Dengue. Saran
yang dapat diberikan adalah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait evaluasi
kontrol fungsi hati untuk mencegah adanya komplikasi.