Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Zaenal Qosim, 1811304075
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Arif Yusuf Wicaksana, M.Sc., Apt.
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-21 22:47:59
Abstract :
Rokok elektrik merupakan alat yang dibuat hampir mirip dengan rokok
konvensional yang digunakan untuk menyalurkan nikotin dari bentuk cair ke dalam
bentuk uap dengan cara dipanaskan. Menurut survei Global Adult Tobacco Survey
(GATS) tahun 2021 di Indonesia menunjukkan prevalensi perokok elektrik naik
dari 0.3% (2011) menjadi 3% (2021). Resiko meninggal lebih dari 40% di dunia
karena penyakit paru-paru akibat merokok, seperti kanker, penyakit pernapasan
kronis, dan TBC. Penyakit pada paru ? paru dan jantung dapat diketahui tingkat
resiko kerusakan sel yang terpapar zat toksik menggunakan salah satu pemeriksaan
laboratorium yaitu histopatologi. Penegakan diagnosis melalui pengamatan
terhadap jaringan yang dicurigai adanya kelainan pada suatu organ. Pemeriksaan
histopatologi merupakan metode yang dimulai dengan pemotongan jaringan pada
organ tertentu hingga diubah menjadi preparat yang siap diamati atau dianalisis
menggunakan mikroskop. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak buruk rokok
elektrik dan konvensional terhadap histopatologi paru dan jantung pada hewan
coba. Metode yang digunakan adalah metode Literature Review pencarian
dilakukan menggunakan 5 data base. Terdapat 11 jurnal yang digunakan sebagai
sumber literatur dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil perbandingan
pengaruh histopatologi paru dan jantung terhadap hewan didapatkan rata ? rata
mengalami kerusakan sel seperti degenerasi nekrosis, odema, dan infiltrasi sel
radang pada organ paru ? paru dan jantung. Kerusakan jaringan paru dan jantung
diakibatkan adanya kandungan nikotin pada rokok elektrik dan konvensional yang
menyebabkan stres oksidatif sehingga dapat merusak struktur sel jaringan. Analisis
statistik berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian terdahulu tidak terdapat
perbedaan yang signifikan pada tingkat kerusakan histopatologi paru dan jantung
akibat paparan asap rokok elektrik maupun konvensional.