Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Leny Mufaridah, 1811304071
wahid Syamsul Hadi, Sp.PK
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-21 08:11:33
Abstract :
Parameter pemeriksaan kolesterol dan trigliserida pada sejumlah pelayanan
kesehatan telah banyak dilakukan dengan berbagai metode. Bahan yang
digunakan dalam mengontrol ketepatan suatu pemeriksaan di laboratorium, atau
untuk memonitor kualitas hasil pemeriksaan sehari-hari disebut dengan bahan
kontrol. Suhu yang dianjurkan selama penyimpanan serum pada pemeriksaan
kolesterol yaitu selama 6 jam di suhu ruang 20-25ºC, selama 6 hari di suhu 4ºC
dan selama 6 bulan di suhu -20ºC. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil kadar
kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial berdasarkan
penyimpanan suhu 20-25ºC selama 0, 8 dan 12 jam. Metode yang digunakan pada
penelitian ini yaitu quasi eksperimental dengan pendekatan cross sectional untuk
melihat perbedaan selisih dan signifikansi dengan uji independent sample T-test
kadar kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial yang disimpan
pada suhu 20-25ºC selama 0, 8, dan 12 jam. Perbedaan selisih dan signifikansi
dengan uji independent sample T-test pada kolesterol yang disimpan 0 dan 8 jam
sebesar 3,63% dengan nilai p=0,000, selama 0 dan 12 jam sebesar 8,28% dengan
nilai p=0,000. Pada trigliserida yang disimpan 0 dan 8 jam sebesar 2,42% dengan
nilai p=0,016, selama 0 dan 12 jam sebesar 4,34% dengan nilai p=0,000. Hasil uji
signifikansi dengan menggunakan uji independent sample T-test menunjukkan
bahwa nilai p <0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang
signifikan kadar kolesterol dan trigliserida pada serum kontrol komersial yang
disimpan pada suhu 20-25ºC selama 0, 8 dan 12 jam. Perlu dilakukan penelitian
serupa pada variasi suhu dan waktu yang lain serta dapat dilakukan dengan
metode otomatis dan parameter yang lebih bervariasi.