Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Susila Aulia, 1811304107
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2023-02-04 03:31:33
Abstract :
Penderita gagal ginjal telah mencapai angka yang cukup signifikan. Hal ini ditandai
dengan semakin maraknya penderita gagal ginjal kronik atau yang biasa disingkat
dengan GGK. Asam urat merupakan hasil akhir katabolisme (pemecahan) dan
merupakan hasil pembuangan dari zat purin. Saat ini asam urat pada penderita gagal
ginjal dapat dideteksi dengan alat spektrofotometer Uv-Vis dan Point Of Care
Testing (POCT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selisih perbedaan hasil
pemeriksaan asam urat pada pasien gagal ginjal kronik dengan alat screening test
(Point Of Care Testing) dan alat konfirmasi (spektrofotometer Uv-Vis). Penelitian ini
menggunakan desain penelitian literature review dengan pola pencarian PICOST.
Adanya selisih hasil pemeriksaan asam urat dengan spektrofotometer Uv-Vis dan
POCT pada penelitian pertama dan kedua masing-masing sebesar 4% dan 2%.
Sedangkan pada penelitian ketiga didapatkan selisih sebesar 0,746 dan pada
penelitian keempat didapatkan selisih nilai rata-rata sebesar 0,69 dan nilai SD sebesar
0,049. Penelitian menunjukkan adanya selisih hasil yang cukup signifikan pada
pemeriksaan asam urat pada pasien gagal ginjal kronik dengan alat screening test
(Point Of Care Testing) dan konfirmasi (spektrofotometrer Uv-Vis). Disarankan
untuk perlu adanya penelitian lanjutan sehingga terdapat informasi yang lebih akurat
mengenai alat pemeriksaan yang dapat menjadi referensi utuh dalam pemeriksaan
asam urat pada pasien gagal ginjal kronik.