Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sumiyati, 1811304129
Isnin Aulia Ulfah Mu'awanah, S.Si.,M.Sc
Arif Yusuf Wicaksana, M.Sc., Apt.
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-21 22:58:20
Abstract :
Timbal sebagai salah satu komponen pencemar udara dan lingkungan yang
memiliki efek toksik pada manusia dan hewan. Timbal yang masuk ke dalam tubuh
melalui pernafasan, pencernaan dan kulit yang akibatnya akan terakumulasi di
dalam organ dan jaringan yang dapat merusak fungsi dari masing-masing organ dan
jaringan yang terinfeksi. Penentuan infeksi akibat keracunan timbal dapat dilihat
dengan pemeriksaan histomorfologi jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk
identifikasi paparan timbal berdasarkan histomorfologi tubulus seminiferus dan
durasi paparan secara in vivo. Penelitian literatur ini menggunakan tikus yang
dikelompokkan menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pemberian varian dosis timbal
dan durasi paparan. Variasi dibuat untuk mengetahui tingkat kerusakan pada organ
testis. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian dari beberapa jurnal didapatkan bahwa tingkat
kerusakan jaringan tubulus seminiferus paling berat pada skala tinggi dengan
gambaran histomorfologi jaringan mengecil, sel-sel spermatogenik diruang lumen
kosong dan kepadatan sel interstisial menurun. Paparan timbal yang semakin tinggi
kadar timbalnya dan semakin lama durasi paparan timbal akan menyebabkan
kerusakan jaringan tubulus seminiferus dalam skala tinggi/berat. Penelitian ini
dilakukan agar dapat memberikan informasi dan pengetahuan tentang bahaya
logam berat timbal terhadap organ reproduksi manusia.