Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sema Aurela Sopie, 1811304142
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Aji Bagus Widyantara, M.,M.R
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2023-07-21 23:02:56
Abstract :
Quality control merupakan suatu upaya sistematik yang perlu dilakukan
untuk menjamin mutu hasil pemeriksaan laboratorium yang akurat dan dapat
dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akurasi, presisi, dan evaluasi
grafik kontrol Levey-Jennings menggunakan Westgard Multirules pada analisis
quality control pemeriksaan SGPT, SGOT, dan bilirubin total di RS PKU
Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan desain penelitian
deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berupa data kontrol harian
pemeriksaan SGPT, SGOT, dan bilirubin total pada bulan Agustus-Desember
2021 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis nilai
akurasi, presisi, dan grafik kontrol Levey-Jennings menggunakan Westgard
Multirules. Analisis akurasi hasil quality control bulan Agustus-Desember 2021
pemeriksaan SGPT diperoleh hasil bias yaitu 0%, 0,39%, -0,06%, 0,39%, 0%.
Pemeriksaan SGOT diperoleh hasil bias yaitu 0%, 0,30%, 1,35%, 0,69%, 0,26%.
Pemeriksaan bilirubin total diperoleh hasil bias yaitu 0%, 0,93%, 0,93%, 0,93%,
0,93%. Analisis Presisi diperoleh hasil CV pemeriksaan SGPT yaitu 2,16%,
2,38%, 2,18%, 1,97%, 2,53%. Hasil CV pemeriksaan SGOT yaitu 2,75%, 2,82%,
2,91%, 3,15%, 3,00%. Hasil CV pemeriksaan bilirubin total yaitu 2,78%, 2,75%,
2,75%, 1,83%, 1,83%. Hasil analisis grafik kontrol Levey-Jennings menggunakan
Westgard Multirules masih ditemukan nilai kontrol yang melewati batas x±2SD
sehingga masuk aturan 1-2s. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa
nilai akurasi pemeriksaan SGPT, SGOT, dan bilirubin total masuk dalam rentang
bias yaitu ±10% sehingga memiliki akurasi yang baik. Nilai presisi tidak ada yang
melebihi batas CV maksimum yaitu 7% sehingga memiliki presisi yang baik, serta
analisis grafik kontrol Levey-Jennings menggunakan Westgard Multirules masih
ditemukan nilai kontrol yang masuk dalam aturan 1-2s.