Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rizki Rodiadatun Yuliana, 1811304148
Subject
RC Internal medicine
Datestamp
2023-07-21 23:08:16
Abstract :
Mutu pelayanan di laboratorium mempengaruhi data hasil uji analisa
laboratorium. Rendahnya mutu hasil pemeriksaan akan mengakibatkan
penambahan biaya dan untuk mengatasi hal tersebut diperlukan suatu usaha
pemantapan mutu yaitu salah satunya melakukan quality control. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui akurasi, presisi, dan evaluasi grafik Levey-Jennings
dengan aturan Westgard pada pemeriksaan ureum dan kreatinin di Laboratorium
RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini menggunakan desain penelitian
deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berupa data sekunder
kontrol harian pemeriksaan ureum dan kreatinin yang ditentukan dengan
menggunakan teknik total sampling diambil pada bulan Agustus-Desember 2021.
Data hasil kontrol dianalisis dengan melakukan perhitungan. Analisis hasil kontrol
didapatkan nilai bias untuk menilai akurasi pemeriksaan pada parameter ureum
dari bulan Agustus-Desember 2021 yaitu 0%, -0,07%, 1,02%, 0,45%, dan -1,35%,
sedangkan pada parameter kreatinin pada bulan Agustus, Oktober, November, dan
Desember didapatkan nilai bias 0%, dan pada bulan September 0,93%. Analisis
hasil kontrol didapatkan nilai CV untuk menilai presisi pemeriksaan pada
parameter ureum dari bulan Agustus-Desember 2021 yaitu 3,7%, 3,6%, 4,2%,
3,68%, dan 3,01%, sedangkan pada parameter kreatinin dari bulan Agustus?Desember yaitu 0,93%. Hasil evaluasi grafik Levey-Jennings dengan aturan
Westgard pada pemeriksaan ureum terdapat nilai kontrol yang keluar dan
mendapat aturan 12s, sedangkan pada pemeriksaan kreatinin menunjukkan tidak
ada kontrol yang mengikuti aturan Westgard. Berdasarkan hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa hasil quality control pemeriksaan ureum dan kreatinin
diperoleh akurasi dan presisi yang baik. Evaluasi grafik kontrol Levey-Jennings
dengan aturan Westgard menunjukkan terdapat nilai kontrol yang masuk aturan
12s, sehingga harus tetap memperhatikan teknik prosedur pemeriksaan, menjaga
temperatur dan melakukan kalibrasi pada instrumen yang digunakan.