Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nabilah Nur Cholid, 1811304006
Farida Noor Irfani, S.Si., M.Biomed.
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-07-22 01:31:29
Abstract :
Kebiasaan buruk masyarakat yang sulit dihentikan dari kehidupan sehari-hari
salah satunya adalah merokok. Pada rokok terdapat nikotin yang dapat
meningkatkan lipolisis dan asam lemak yang tidak memiliki konsentrasi serta
mempengaruhi profil lemak darah seperti trigliserida. Kadar trigliserida dapat juga
dipengaruhi oleh berbagai macam faktor penyakit. Pada penderita diabetes melitus
tipe 2 trigliserida dibentuk dari kelebihan glukosa yang menyebabkan peningkatan
kadar trigliserida dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
perbedaan kadar trigliserida perokok dan bukan perokok pada penderita diabetes
melitus tipe 2. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review berupa
penelitian deskriptif kualitatif. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan kata
kunci berdasarkan PICO (diabetes; smoker; triglycerides) untuk digunakan pada
database PubMed dan Google Scholar menggunakan aplikasi Harzing Pop
dengan hasil 10 jurnal. Hasil penelitian literature review dari semua penelusuran
yang digunakan yaitu perbedaan kadar trigliserida perokok dan bukan perokok
pada penderita diabetes melitus tipe 2 didasarkan pada lama merokok dan
banyaknya jumlah batang rokok yang dikonsumsi. Hal tersebut mengakibatkan
tingginya kadar trigliserida yang dibuktikan dengan hasil uji Kolmogorov-smirnov
p value 0,004 (p <0,05). Antara perokok elektrik dengan perokok tembakau tidak
terdapat perbedaan signifikan berdasarkan uji Independent T-Test p value 0,146 (p
>0,05). Sedangkan pada penderita diabetes melitus terkontrol dan tidak terkontrol
dengan hasil uji statistik p value 0,793 (p >0,05) juga menunjukkan tidak adanya
perbedaan yang bermakna pada kadar trigliserida. Berdasarkan uji yang telah
dilakukan, terdapat perbedaan kadar trigliserida pada penderita diabetes melitus
tipe 2 yang dipengaruhi oleh faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, konsumsi
rokok per hari, lama merokok, status gizi dan beberapa faktor lainnya. Kadar
trigliserida perokok pada penderita diabetes melitus tipe 2 lebih tinggi
dibandingkan yang bukan perokok pada penderita diabetes melitus tipe 2
dikarenakan profil lipid pada tubuh yang berubah akibat nikotin dalam rokok yang
meningkatkan kadar trigliserida.