Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Sari, Nur Puspita
Wantonoro, Wantonoro
Subject
LB1603 Secondary Education. High schools
Datestamp
2017-12-04 01:25:11
Abstract :
Latar Belakang:. Menurut laporan UNFPA (United Nation Population
Found) ada sekitar 19% remaja di negara berkembang yang hamil sebelum usia
18 tahun. Setiap tahunnya sekitar 7,3 juta remaja dibawah 18 tahun melahirkan.
Berdasarkan SDKI 2012 diindikasikan bahwa sekitar 19 % remaja umur 18 tahun
sudah pernah melakukan hubungan seksual untuk pertama kali.
Tujuan:. Diketahuinya perbedaan efektifitas penggunaan penyuluhan
audio visual dan peer group terhadap tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi
pada siswa- siswi kelas VII di SMP N 1 Ngaglik Sleman tahun 2015.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu
(Quasi Eksperimen Design), dengan rancangan Non Equivalent Control Group
(Notoatmojo, 2012). Jumlah populasi adalah 191 orang. Teknik pengambilan
sampel menggunakan Purposive sampling. Jumlah sampel yang ditentukan adalah
110 orang. Analisis data statistik menggunakan prosentase.
Hasil: Uji wilcoxon pada metode audio visual didapatkan Nilai p-value
0,009, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan pada pree test dan post test
sedangkan peer group didapatkan Nilai p-value didapatkan 0,024 sehingga
terdapat perbedaan yang signifikan pada pree test dan post test.
Kesimpulan: Bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat
pengetahuan dengan metode audio visual dan peer group.
Saran: Diharapkan metode audio visual dan peer group dapat
meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi dan dapat menjadi media
pembelajaran yang efektif.
Kata Kunci
:Tingkat Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi Remaja.
Kepustakaan
:8 buku (1996 - 2012), 10 jurnal (2010-2014), 6 internet
Jumlah Halaman
:xiii, 77 halaman, 8 tabel, 2 gambar,15 lampiran