Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Novita T. Ismail, 1811304133
Titin Aryani, S.Si., M.Sc
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2023-07-22 01:40:38
Abstract :
Diabetes mellitus adalah penyakit dimana kadar glukosa darah dalam tubuh
meningkat karena pankreas memproduksi insulin yang kurang atau tidak
mencukupi. DM merupakan penyakit yang menjadi masalah kesehatan
masyarakat. Oleh karena itu, DM tercatat sebagai prioritas keempat dalam studi
nasional penyakit degeneratif setelah penyakit kardiovaskular, serebrovaskular, rematik dan katarak. Kadar glukosa darah adalah gula yang terdapat dalam darah
yang berasal dari karbohidrat dalam makanan dan dapat disimpan dalam bentuk
glikogen di dalam hati dan otot rangka (Tandra, 2014). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perbedaan pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan
sampel serum dan plasma EDTA, NaF pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini
berbasis literature review dengan melakukan identifikasi jurnal tentang analisis
perbedaan kadar glukosa darah sampel serum dan plasma EDTA, NaF pada pasien
diabetes melitus menggunakan strategi pengumpulan data PICO. Didapatkan hasil
analisis literature review menunjukan nilai signifikan yaitu 0,001, 0,05, 0,833
pada sampel serum dan plasma EDTA, kemudian nilai signifikan yaitu 0,196, 0,001, 0,000, 0,05 pada sampel serum dan NaF. Dari hasil penelitian dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemeriksaan kadar glukosa darah sampel
serum dan plasma EDTA sedangkan pada sampel serum dan plasma NaF tidak
terdapat perbedaan yang signifikan. Oleh karena itu tenaga kerja ATLM
disarankan untuk tetap menggunakan sampel serum atau plasma NaF sebagai
bahan pemeriksaan glukosa darah dan saran kepada peneliti selanjutnya
diharapkan dapat melanjutkan penelitian dengan membandingkan sampel serum
dan plasma dengan penundaan pemeriksaan atau parameter pemeriksaan lainnya