Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Cincinanti Islamiah Zahra, 1811604016
Joko Murdiyanto, Sp.An.MPH
Ririn Wahyu Hidayati, S.ST., M.KM
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-07-21 06:03:52
Abstract :
Latar belakang: Kecemasan merupakan perasaan yang paling umum dialami oleh
pasien yang dirawat tetapi tidak halnya dengan pasien pra operasi yang merupakan
ancaman. Kecemasan yang timbul menjelang tindakan anestesi akan menganggu
jalannya proses operasi yang dapat mengakibatkan pengaruh pada tanda-tanda vital
pasien. Kualitas tidur adalah suatu keadaan di mana tidur yang dijalani individu
menghasilkan kebugaran dan kesegaran pada saat terbangun.
Tujuan: Artikel ini menjelaskan bagaimana literature memandang hubungan
tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien pra operasi.
Metode penelitian: Desaian penelitian ini adalah literature dilakukan melalui
Google Scholar dan Science Direct. Keyword yang digunakan dalam bahasa inggris
adalah worry, anxiety, sleep quality, dan praoperative sedangkan dalam bahasa
indonesia adalah kecemasan, kualitas tidur, praoperasi. Penelusuran dilakukan dari
2017 sampai 2021. Hasil penelusuran dari Google Scholar didapatkan jurnal yang
telah diskrinning inklusi yang diterima dan dianalisis berjumlah 6 jurnal.
Hasil: Hasil penelitian berdasarkan penelusuran literature menunjukkan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur
pada pasien pra operasi karena adanya gangguan psikologis pada pasien sehingga
pasien tidak dapat mengontrol waktu tidur dan terjadilah gangguan tidur pada
pasien pra operasi ditandai dengan adanya cemas, takut, kegelisahan, kurangnya
konsentrasi, dan mudah emosi.
Saran: diharapkan bagi pelayanan kesehatan untuk meningkatkan pemberian
edukasi serta meningkatkan interaksi yang baik dengan pasien. Diharapkan untuk
peneliti selanjutnya meneliti lebih lanjut terkait hubungan tingkat kecemasan
dengan kualitas tidur pada pasien pra operasi.