DETAIL DOCUMENT
Perbandingan antara pemberian cairan hangat dan selimut penghangat pada pasien post anestesi spinal yang mengalami hipotermi: literature review
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Dian Valerina Lahay, 1811604024
Menik Sri Daryanti, S.ST., M.Kes
Astika Nur Rohmah, S.Kep.,Ns.,M.Biomed
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2023-07-21 06:19:40 
Abstract :
Latar Belakang : Hipotermi merupakan suatu kondisi pada mekanisme tubuh untuk pengaturan suhu kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin. Salah satu efek samping yang muncul setelah tindakan anestesi spinal yaitu hipotermi. Tindakan pemberian cairan hangat dan selimut hangat merupakan tindakan rutin yang dilakukan oleh petugas di ruang pulih (recovery room). Tujuan : Studi literatur ini dilakukan untuk mengetahui hasil yang lebih efektif pada perbandingan antara pemberian cairan hangat dan selimut penghangat pada pasien post anestesi spinal yang mengalami hipotermi Metode Penelitian : Penelitian ini adalah literature review tentang perbandingan antara pemberian cairan hangat dan selimut penghangat pada pasien post anestesi spinal yang mengalami hipotermi. Penelurusan literature dilakukan melalui Garuda, Sage, dan Science Direct. Keyword yang digunakan adalah warm fluid, warming blanket, spinal anesthesia, dan hypothermia, cairan hangat, selimut hangat, anestesi spinal dan hipotermi. Penelurusan dilakukan dari 1 Januari 2017 Sampai 1 Januari 2021. Hasil : Penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa perbandingan yang hasilnya bervariasi salah satu diantaranya yaitu pemberian terapi cairan hangat dan selimut penghangat memiliki pengaruh terhadap peningkatan suhu tubuh pasien pasca operasi, penggunaan selimut elektrik pada pasien post sectio caesarea yang mengalami hipotermi ringan lebih efektif dalam meningkatkan suhu tubuh dibandingkan selimut kain. Kesimpulan : Terdapat beberapa perbandingan yang hasilnya bervariasi salah satu diantaranya yaitu pemberian terapi cairan hangat dan selimut penghangat memiliki pengaruh terhadap peningkatan suhu tubuh pasien pasca operasi, penggunaan selimut elektrik pada pasien post sectio caesarea yang mengalami hipotermi ringan lebih efektif dalam meningkatkan suhu tubuh dibandingkan selimut kain. 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta