Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fidyan Nalali, 1811604028
Fayakun Nur Rohmah, S. ST., MPH
Nia Handayani, S.Tr.Kep.,MKM
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-07-21 06:27:31
Abstract :
Latar belakang : Tindakan yang dilakukan untuk menangani pasien secara medis
dengan tindakan invasive untuk mendiagnosa atau mengobati penyakit, injuri,
atau deformitas tubuh manusia. Terjadinya gangguan kualitas tidur seseorang
pasien yang akan dilakukan pembedahan disebabkan oleh pre operasi dimana
waktu istirahat dan tidur mengalami penurunan akibat kegelisahan yang dirasakan
oleh pasien.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan
dengan kualitas tidur pasien pre operasi anestesi umum.
Metode penelitian : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan
desain penelitian survei cross sectional. Tehnik pengambilan sampel
menggunakan quota sampling yang berjumlah 49 responden dengan kriteria
inklusi dan eksklusi. Analisa data di lakukan menggunakan uji korelasi spearman
rank.
Hasil penelitian : Dari 49 sampel yang diperoleh, didapatkan bahwa tingkat
kecemasan menunjukkan tidak ada kecemasan sebanyak 0 pasien (0%),
kecemasan ringan sebanyak 13 pasien (26,5%), kecemasan sedang sebanyak 26
pasien (53,1%), kecemasan berat sebanyak 8 pasien (16,3%), kecemasan berat
sekali sebanyak 2 pasien (4,1%). Kualitas tidur cukup sebanyak 13 pasien
(26,5%), kurang sebanyak 26 pasien (53,1%), sangat kurang sebanyak 10 pasien
(20,4%). Hasil uji korelasi spearman rank untuk mengetahui adanya hubungan
antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur di dapatkan hasil 0,000 ( p <
0,05).
Simpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan
kualitas tidur pasien pre operasi anestesi umum.
Saran : Untuk penelitian selanjutnya dapat mengetahui atau membandingkan
kualitas tidur dengan kecemasan pada setiap pasien.