Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
M. Imam Muzaki, 1811604059
Astika Nur Rohmah, S.Kep.,Ns.,M.Biomed
Fayakun Nur Rohmah, S. ST., MPH
Subject
RT Nursing
Datestamp
2023-02-22 05:08:45
Abstract :
Latar belakang: Anestesi spinal adalah pilihan yang dapat dilakukan untuk
tindakan pembedahan, karena memiliki kontrol nyeri yang lebih baik, anestesi
spinal juga dapat menghasilkan masa pemulihan post operasi yang lebih cepat,
meminimalkan penggunaan jumlah obat-obatan anestesi, dan mengurangi
penggunaan ruang perawatan intensif, namun teknik anestesi spinal memiliki efek
samping yang umum terjadi pada pasien operasi yaitu terjadinya menggigil
(shivering). Shivering atau kejadian menggigil adalah salah satu bentuk respon
dalam thermogenesis, yang ditandai dengan adanya peningkatan aktifitas muskular
yang sering terjadi setelah tindakan anestesi, khususnya anestesi spinal pada pasien
yang menjalani operasi. Shivering atau kejadian menggigil adalah salah satu bentuk
respon dalam thermogenesis, yang ditandai dengan adanya peningkatan aktifitas
muskular yang sering terjadi setelah tindakan anestesi, khususnya anestesi spinal
pada pasien yang menjalani operasi.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dengan kejadian
shivering pada pasien pasca spinal anestesi.
Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian cross sectional survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan
accidental sampling yang berjumlah 44 responden dengan kriteria inklusi dan
eksklusi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi spearman rank.
Hasil: dari 44 sampel yang diperoleh, 7 responden (15,9%) tidak mengalami
shivering, 16 responden (36,4%) mengalami shivering ringan, 14 responden
(31,8%) mengalami shivering sedang, dan 7 responden (15,9%) mengalami
shivering berat. Hasil uji korelasi spearman untuk mengetahui hubungan antara usia
dengan kejadian shivering pasca spinal anestesi diperoleh hasil dengan significancy
p value 0,000 lebih kecil dari 0,05 (p = 0,000 < 0,05), artinya terdapat hubungan
yang signifikan (mean) antara variable bebas dengan variable terikat.
Simpulan: H0 ditolak Ha diterima yang berarti ada hubungan yang signifikan
antara usia dengan kejadian shivering pasca spinal anestesi di rumah sakit dr.
Soedirman Kebumen.
Saran: Pasien yang mengalami kejadian shivering bisa diberikan selimut hangat
atau cairan hangat sebagai tatalaksana shivering.