DETAIL DOCUMENT
Hubungan tingkat stress dengan kejadian kegemukan pada remaja putri smp dan sma di wilayah bantul selama pandemi covid-19
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Karunia Fajar Listiyaningrum, 1811401041
Agung Nugroho, AMG., MPH
Faurina Risca Fauzia, S.Gz, MPH
Subject
RC620-627 Nutritional 
Datestamp
2023-07-21 07:30:43 
Abstract :
Pola pikir yang baik akan mempengaruhi tingkat stress pada remaja yang akan mengacu pada efektivitas melakukan kegiatan. Remaja yang mengalami stress akan mengalami perubahan pada nafsu makan. Remaja yang memiliki status gizi lebih dan obesitas lebih banyak melakukan pelarian pada makanan tinggi kalori dan lemak, sedangkan remaja berstatus gizi kurus lebih banyak mengurangi konsumsi energi. Stress bukti bahwa pemikiran seseorang menjadi negative yang akan mengakibatkan kondisi mental seseorang terganggu. Stress pada remaja dapat menganggu fungsi kognitif, berkurangnya konsentrasi saat pembelajaran, memori, perhatian, dan kemampuan beraktivitas sehraihari. Mengetahui Hubungan tingkat stress dengan kejadian kegemukan pada remaja putri SMP dan SMA di Wilayah Bantul selama Pandemi Covid-19. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah siswa SMP dan SMA di Wilayah Bantul dengan jumlah keseluruhan sampel 288 siswi remaja. Kelompok kasus berjumlah 73 siswi remaja dan kelompok kontrol 215 siswi remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner DASS 21 dan pengukuran antropometri. Data akan dianalisis menggunakan uji statistic univariat, dan uji chi- square bivariat dengan software aplikasi statistik. Remaja putri yang depresi beresiko mengalami kegemukan sebesar 1,2 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak depresi, sedangkan ansietas beresiko mengalami kegemukan sebesar 1,2 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak ansietas, dan stress menunjukkan resiko mengalami kegemukan sebesar 1,3 kali lebih besar dibandingkan remaja putri tidak stress, namun hasilnya tidak siginifikan karena perbedaan yang dialami oleh setiap individu dalam hal stress yang harus ditanggani. Stress pada remaja putri beresiko mengalami kegemukan dibandingkan remaja yang tidak stress selama pandemi covid-19, walaupun secara statistic tidak signifikan. 

Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta