Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Adiniwan Helmi Lukito, 1910301027
Lailatuz Zaidah, SST. Ft.,M.Or
Ummy Aisyah N, S.ST.FT, M.Fis
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2023-10-28 01:38:00
Abstract :
Latar Belakang: Sepak bola merupakan olahraga yang membutuhkan banyak
energi. untuk menunjang banyaknya energi, pemain sepak bola perlu melakukan
banyak latihan. Dari banyaknya latihan yang dilakukan pemain sepak bola dapat
menyebabkan terjadinya cedera terutama karena intensitas latihan yang terlalu tinggi.
Salah satu cedera yang sering terjadi karena intensitas terlalu tinggi adalah delayed
onset muscle soreness (DOMS). DOMS merupakan suatu keadaan dimana adanya
rasa nyeri juga ketidak nyamanan yang timbul pada otot. DOMS juga sering disebut
nyeri otot yang tertunda. Kegiatan yang menuntut otot bekerja lebih berat akan
menyebabkan kerusakan otot jangka pendek, dan efeknya akan mengganggu prestasi
para pemain sepak bola karena timbulnya rasa nyeri. Penanganan yang dapat
dilakukan untuk mengurangi nyeri DOMS diantaranya foam roller dan ice massage.
Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh foam roller dan ice massage terhadap
penurunan nyeri delayed onset muscle soreness pada otot hamstring pemain sepak
bola. Metode: Eksperimental dengan rancangan pre and post test two group design,
teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sampel berjumlah 30
orang dengan program latihan 3x seminggu selama 4 minggu. Kelompok I diberikan
intervensi foam roller dan kelompok II diberikan kombinasi ice massage. Alat ukur
pada penelitian ini adalah numerical rating scale (NRS). Hasil: Hasil analisis data
dengan wilcoxon pada kelompok I dan II menunjukkan nilai p=0,00 (p<0,05). Hal ini
menunjukan adanya pengaruh pada setiap kelompok dan terjadi penurunan nyeri
delayed onset muscle soreness. Hasil analisis dengan mann whitney u test
menunjukkan nilai p=0,03 (p<0,05) berarti ada perbedaan pengaruh efektivitas foam
roller dan ice massage terhadap penurunan nyeri delayed onset muscle soreness pada
otot hamstring pemain sepak bola. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengaruh
efektivitas foam roller dan ice massage terhadap penurunan nyeri delayed onset
muscle soreness pada otot hamstring pemain sepak bola. Saran: untuk penelitian
selanjutnya agar menggunakan variable penelitian yang lebih banyak.