Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Amanda Putri Novelis, 1910301052
Moh. Ali Imron, S.Sos., M.Fis
Hilmi Zadah Faidullah, S.ST.Ft.,M.Sc
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2023-10-28 02:15:24
Abstract :
Latar Belakang: Lingkungan kantor memiliki peran penting dalam kesehatan dan
kesejahteraan karyawan. Namun, kondisi kerja yang buruk dapat menyebabkan
penderitaan, penyakit, dan stres yang besar. Salah satu masalah yang sering terjadi
adalah nyeri punggung bawah, yang dapat disebabkan oleh posisi kerja yang tidak
ergonomis Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pengaruh posisi kerja terhadap nyeri
punggung bawah pada karyawan laki-laki dan perempuan. Metode: Penelitian ini
menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Analsisi data
menggunakan uji chi-square dan uji normalitas dengan Kolmogorov smirnov. Data
dikumpulkan melalui lembar persetujuan, kuisioner The Paint and Distress Scale
umtuk keluhan nyeri punggung bawah, dan lembar Rapid Office Strain Assessment
(ROSA) untuk menilai posisi kerja. Total responden sebanyak 60 orang, yang
merupakan pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman dan karyawan
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana Kabupaten Sleman. Teknik pengambilan sampel menggunakan
Teknik total sampling. Hasil : Hasil analisis didaptakan pada karyawan DISPORA
jenis kelamin p-value=0,185 (p>0,05) dengan nilai signifikansi 0,573 dan posisi kerja
didapatkan nilai p-value=0,034 (p<0,05) dan nilai signifikansi sebesar 0,238. Pada
karyawan DP3AP2KB jenis kelamin p-value=0,150 (p>0,05) dengan nilai signifikansi
0,443 dan posisi kerja didapatkan nilai p-value=0,044 (p<0,05) dan nilai signifikansi
sebesar 0,071. Kesimpulan : Tidak perbedaan pengaruh posisi kerja terhadap nyeri
punggung bawah pada karyawan laki ? laki dan perempuan, faktor-faktor lain seperti
durasi kerja, jenis pekerjaan, dan postur kerja tampaknya memiliki peran dalam
timbulnya nyeri punggung bawah pada pekerja