DETAIL DOCUMENT
Pengaruh perbedaan plyometric dengan kinesiotapping dan plyometric untuk meningkatkan stabilitas ankle pemain futsal putra pada kasus chronic ankle instability
Total View This Week0
Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Andini Alfiani, 1910301113
Noor Sadhono Kurniaji, S.ST.FT., FTr
Shofhal Jamil, S.Ft., M.Sc
Subject
RC1200 Sports Medicine 
Datestamp
2023-10-28 02:21:59 
Abstract :
Latar Belakang: Futsal merupakan olahraga yang dinamis dimana pemainnya selalu berpindah-pindah dan membutuhkan teknik determinasi yang baik. Chronic ankle instability (CAI) adalah proses yang disebabkan oleh keseleo pergelangan kaki yang berulang dan berakibat juga pada penurunan stabilitas pergelangan kaki. Plyometric adalah latihan yang mampu meningkatkan kontrol postural dan stabilisasi pada ankle. Kinesiotapping bertindak sebagai alat pencegahan terhadap hiper supinasi sendi pergelangan kaki. Star Excursion Balance Test adalah alat ukur untuk menilai stabilitas ankle. Tujuan: Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk melihat ada tidaknya perbedaan pengaruh antara pemberian plyometric dengan kinesiotapping dan plyometric untuk meningkatkan stabilitas ankle pemain futsal putra pada kasus Chronic ankle instability. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental semu (quasi eksperimental). Sedangkan rancangan penelitiannya dengan pre test and post test two grup design dengan membandingkan antara kelompok A dan kelompok B kedua kelompok sampel di ukur menggunakan Star excrusion balance test (SEBT) kelompok A diberikan Plyometric dengan Kinesiotapping sedangkan kelompok B diberikan plyometric selama 2 kali selama seminggu. uji normalitas menggunakan shapiro wilk test. uji homogenitas menggunakan Levene test. uji hipotesis menggunakan independent sample t test. Hasil: terdapat hasil pada arah anterior (0,728), arah anterolateral (0.151), arah medial (0.634), arah posteromedial (0.661), arah posterior (0.566), arah posterolateral (0.312), arah lateral (0.350) dan arah anterolateral (0.495). Kesimpulan: tidak terdapat perbedaan pengaruh antara kedua kelompok hal tersebut menunjukkan bahwa nilai p disemua arah pada star excursion balance test adalah p>0.05 sehingga Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh secara signifikan pada kelompok plyometric dengan kinesiotapping dan kelompok plyometric 
Institution Info

Universitas Aisyiyah Yogyakarta