Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Amallia Intan Nurjanah, 1910201092
Estriana Murni Setiawati, S.Kep., Ns., MNS.
Diyah Candra Anita K, S.Kep., Ns., M.Sc
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-10-28 02:37:18
Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu peningkatan
tekanan darah di dalam arteri. Usia adalah faktor penyebab hipertensi yang tidak bisa
dikendalikan. Dukungan keluarga merupakan suatu bentuk perilaku melayani yang
dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan atau
penilaian, informasional dan instrumental. Kepatuhan adalah tingkat perilaku pasien
yang setuju terhadap instruksi atau petunjuk yang diberikan dalam bentuk terapi
apapun yang ditentukan, baik itu diet, latihan, pengobatan atau pertemuan dengan
dokter. Aktivitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh sehingga
menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan fisik.
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan
keluarga dengan kepatuhan diet dan aktivitas fisik lansia hipertensi di Dusun Ngabean
Kidul Kabuaten Gunungkidul.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian correlation descrptive menggunakan
desain penelitian cross sectional dan teknik purposive sampling. Sampel pada
penelitian ini sebanyak 38 responden lansia Hipertensi di Dusun Ngabean Kidul
Kabupaten Gunungkidul.
Hasil : Hasil analisis dengan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan dengan
hasil 0,012 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan
kepatuhan diet , angka koefisien korelasi sebesar 0,403 artinya tingkat kekuatan
hubungan cukup. Hasil analisis dengan uji Spearman Rank diperoleh nilai signifikan
dengan hasil 0,001 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan keluarga
dengan aktivitas fisik , angka koefisien korelasi sebesar 0,518 artinya tingkat kekuatan
hubungan cukup.
Simpulan dan Saran : Dalam penelitian ini didapatkan hasil secara umum memiliki
tingkat dukungan keluarga baik sebanyak 31 responden ( 81,6%) . kepatuhan diet
patuh sebanyak 29 responden ( 76,3%), aktivitas fisik ringan sebanyak 28 responden (73,7%).