Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Pertiwi, Anissa Putri
Isnaeni, Yuli
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2017-12-29 06:55:52
Abstract :
Latar Belakang: Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah > 140/90 mmHg
yang sering dialami oleh lansia. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan
komplikasi stroke atau gagal jantung. Hipertensi menduduki peringkat ketiga
penyebab kematian di Indonesia, sehingga perlu dilakukan pengobatan yang baik.
Pengobatan non farmakologis dengan melakukan senam aerobik low impact
merupakan salah satu alternatif pengobatan hipertensi karena dapat menyebabkan
vasodilatasi pembuluh darah sehingga tekanan darah turun.
Tujuan: Diketahuinya pengaruh senam aerobik low impact dalam menurunkan
tekanan darah lansia hipertensi di Posyandu Lansia Rambutan I Desa Donokerto
Turi Sleman Yogyakarta.
Metodologi Penelitian: Jenis penelitian ini adalah pre-eksperiment dengan desain
one-group pre-test post-test. Subyek penelitian adalah lansia di Posyandu Lansia
Rambutan I yang mengalami hipertensi derajat I sebanyak 20 orang dengan
purposive sampling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil penelitian: Hasil penelitian sebelum senam, rata-rata sistol 141 mmHg, diastol
86,25 mmHg dan nilai sesudah melakukan senam selama 3 kali seminggu dalam 4
minggu rata-rata sistol 130 mmHg, diastol 81,25 mmHg. Hasil uji analisis dengan
Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,001 (p< 0,05)
untuk tekanan darah sistolik dan 0,002 (p<0,05) untuk tekanan darah diastolik.
Saran: Bagi lansia hipertensi diharapkan dapat melanjutkan senam aerobik low
impact sebagai intervensi dalam menurunkan tekanan darah.