Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Andi Rifai, 2010505130
Asih Puji Utami, S.KM., M.Kes
Widya Mufida, S.Tr.Rad.,M. Tr. ID
Subject
NA Architecture
Datestamp
2023-10-28 07:16:28
Abstract :
Ruangan pemeriksaan radiografi harus mempunyai ukuran ruangan yang cukup memadai sehingga meningkatkan kinerja radiografer serta dalam satu ruangan tidak boleh terdapat 2 (dua) atau lebih pesawat sinar-X yang dioperasikan secara bersamaan (BAPETEN, 2020). Akan tetapi di Instalasi Radiologi RSUD Prambanan terdapat masalah dalam penataan ruangan yaitu CT Scan dan Ultrasonografi (USG) yang terletak pada ruangan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata letak ruang dan mengetahui apakah tata letak ruang di Instalasi Radiologi RSUD Prambanan berpengaruh terhadap proses pelayanan pasien.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di Instalasi Radiologi RSUD Prambanan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek dalam penelitian ini terdiri dari tiga radiografer dan satu petugas administrasi radiologi. dengan objek penelitian tata letak ruang di Instalasi Radiologi RSUD Prambanan. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instalasi Radiologi RSUD Prambanan terletak di antara Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat jalan dan memiliki beberapa ruangan diantaranya ruang tunggu pasien, ruang administrasi, ruang dokter spesialis radiologi, ruang kepala ruangan, ruang pemeriksaan konvensional, ruang pemeriksaan panoramik, ruang operator, ruang radiografer, ruang CT Scan dan USG. Terdapat beberapa hambatan yang ditimbulkan pada proses pelayanan terhadap pasien diantaranya yaitu menghambat proses pemeriksaan dikarenakan pasien harus berjalan memutar dari ruang tunggu pasien dengan tempat pemeriksaan CT Scan dan USG. Selain itu terdapat ruangan pemeriksaan CT Scan dan USG berada dalam ruang yang sama sehingga sedikit mengganggu proses pelayanan terhadap pasien. Saran penulis agar mengkaji ulang tentang penataletakan ruangan sehingga dapat mengurangi atau meminimalisir hambatan terhadap proses pelayanan terhadap pasien.