Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Anggun Cintia Siska, 2010505070
Fisnandya Meita Astari, S. Tr.Rad., M.Tr.ID
Asih Puji Utami, S.KM., M.Kes
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2023-10-28 07:36:58
Abstract :
Prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik dengan klinis suspect megacolon congenital di Instalasi Radiologi RSU Islam Klaten menggunakan alat pesawat sinar-x tanpa dilengkapi fluoroscopy dan bahan menggunakan media kontras barium sulfat serta melakukan teknik pemeriksaan plain foto proyeksi anteroposterior (AP), proyeksi AP post kontras dan lateral post kontras. Menurut Lampignano & Kendrick (2018), alat yang digunakan pesawat sinar-x yang dilengkapi dengan fluoroscopy dan bahan menggunakan water soluble serta melakukan teknik pemeriksaan plain foto proyeksi AP, proyeksi AP post kontras, proyeksi Lateral Decubitus, proyeksi Lateral Dorsal Decubitus dan post evakuasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik klinis suspect megacolon congenital di Instalasi Radiologi RSU Islam Klaten dan alasan pemeriksaan colon in loop pediatrik dengan klinis megacolon congenital di RSU Islam Klaten tidak menggunakan proyeksi AP post evakuasi.
Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan september 2022 hingga juni 2023 di Instalasi Radiologi RSU Islam Klaten. Pengambilan data dilakukan dengan observasi partisipatif, wawancara langsung, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah 3 Radiografer dan 1 Dokter Spesialis Radiologi di Instalasi Radiologi RSU Islam Klaten. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini melalui tahap pengumpulan data, pengolahan data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik dengan klinis suspect megacolon congenital dimulai dari persiapan pasien, alat dan bahan, teknik pemasukan media kontras dan teknik pemeriksaan. sebaiknya menggunakan pesawat sinar-X dilengkapi fluoroscopy untuk memungkinkan visualisasi pergerakan media dalam usus besar, sebaiknya untuk bahan media kontras menggunakan bahan water soluble yang mudah diserap oleh tubuh dan aman, dan sebaiknya untuk proyeksi ditambah dengan proyeksi AP post evakuasi karena memastikan bahwa saluran pencernaan telah sepenuhnya kosong dan membantu mengidentifikasi kelainan yang tidak terlihat.