Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rofiliani Tri Nurharsiwi, 1910201127
Widiastuti, S.Kep.,Ns.,M.Kep
Estriana Murni Setiawati, S.Kep., Ns., MNS.
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2023-10-30 02:33:19
Abstract :
Permasalahan gizi yang paling umum terjadi di dunia adalah anemia, penyebab utamanya
disebabkan oleh defisiensi besi. Di kabupaten Sleman, prevalensi anemia remaja
mengalami peningkatan yaitu 12,60% di tahun 2017 menjadi 22,86% di tahun 2018. Salah
satu upaya pencegahan anemia adalah mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran.
Cakupan distribusi tablet tambah darah di kabupaten sleman merupakan yang terendah
yaitu 28,08%. Salah satu indikator keberhasilan program pencegahan dan penanggulangan
anemia adalah kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara sikap siswi dan dukungan guru
terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMA Negeri 1 Gamping.
Desain penelitian adalah kuantitatif korelasi dan menggunakan pendekatan cross
sectional. Jumlah sampel 72 siswi kelas X, XI dan XII SMA Negeri 1 Gamping yang
dipilih dengan teknik Cluster Random Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat
dan bivariat dengan uji Kendall Tau. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kuesioner sikap, dukungan guru dan MMAS-8 (Morisky Medication Adherence
Scale) untuk mengukur kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah. Hasil analisis
menggunakan uji Kendall Tau menunjukan sikap (p=0,013) dan dukungan guru (p=0,027)
memiliki hubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Kesimpulan
penelitian ini adalah terdapat hubungan antara sikap siswi dan dukungan guru terhadap
kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada siswi SMA Negeri 1 Gamping.