Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Rita Anggraini, 1910201150
Deasti Nurmaguphita, M.Kep.Sp.Kep.J
Prastiwi Puji Rahayu, M.Kep., Sp.Kep.J
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-10-30 02:37:54
Abstract :
Latar belakang penelitian: Perilaku kekerasan merupakan salah satu respon marah
yang diekspresikan denagn melakakukan ancaman, mencederai orang lain, dan
merusak lingkungan.
Tujuan: mengetahui hubungan antara problem focused coping dengan risiko
perilaku kekerasan pada pasien skizofrenia di RSJ Grhasia DIY.
Metodologi: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan
waktu cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Sampel
yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 60 pasien skizofrenia dengan risiko
perilaku kekerasan yang ada di ruang rawat inap RSJ Grhasia DIY. Alat yang
digunakan adalah kuesioner problem focused coping dan risiko perilaku kekerasan
yang sudah di uji validitas dan reliabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah uji
statistik kendall tau.
Hasil penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa problem focused coping
pasien skizofrenia di RSJ Grhasia DIY didapatkan paling banyak dalam kategori
sedang yaitu 36 responden (60,0%), risiko perilaku kekerasan pasien skizofrenia di
RSJ Grhasia DIY dalam kategori sedang yaitu sebanyak 28 responden (38,3%). Hasil
analisis kendall tau sebesar 0,000 (p value <0,05) dengan nilai koefisien korelasi
(0,525).
Simpulan dan saran: Ada hubungan problem focused coping dengan risiko perilaku
kekerasan pada pasien skizofrenia di RSJ Grhasia DIY. Untuk itu pasien dan
keluarga diharapkan memahami problem focused coping dengan risiko perilaku
kekerasan pada pasien guna mengatisipasi dan mengurangi risiko perilaku kekerasan.