Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Elvin Munsifana, 1910301110
Andry Ariyanto, SST.Ft., M.Or
Shofhal Jamil, S.Ft., M.Sc
Subject
RC1200 Sports Medicine
Datestamp
2023-10-30 03:22:19
Abstract :
Latar Belakang : Agility merupakan perpindahan gerak seseorang dengan cepat dan
tepat tanpa kehilangan keseimbangan, faktor yang dapat mempengaruhi adalah
komponen kondisi fisik, berat badan, tinggi badan, usia dan juga cedera. Dalam
olahraga futsal risiko cedera terjadi pada ekstremitas bawah, salah satunya sprain
ankle. Penurunan kemampuan agility seorang atlet futsal pasca cedera akan
menimbulkan permasalahan serius dalam peforma maupun prestasi dilapangan,
Sehingga dalam membantu meningkatkannya dibutuhkan program latihan yang
terencana dengan memberikan Ladder Drill Exercise dan Shuttle Run. Tujuannya :
Untuk mengetahui perbedaan pengaruh Ladder Drill Exercise dan Shuttle Run
terhadap peningkatan Agility pemain futsal pada kasus sprain ankle dan sebagai
evidence based pelayanan fisioterapi olahraga. Metode : Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental dan rancangan penelitian yang
digunakan adalah pre test dan post test two group design. Responden adalah Academy
futsal Jogokaryan, yogyakarta yang berjumlah 20 orang responden, diambil secara
purposive sampling dan randomisasi. Kelompok 1 diberikan Ladder Drill Exercise dan
kelompok 2 diberikan Shuttle Run dengan 10 kali pertemuan dalam waktu 5 minggu
dengan frekuensi 2 kali setiap minggu. Instrumen pada penelitian ini menggunakan
Illinois Agility Test sebagai prediktor peningkatan Agility, pengukuran dilakukan
sebelum perlakuan dan sesudah perlakuan. Hasil : Kelompok 1 dan 2 diuji dengan
Paired Sample T-Test menunjukan hasil nilai p=0,000 (p<0,05), pada uji beda dengan
Independent Sample T-Test menunjukan hasil p=0,707 (p<0,05). Kesimpulan : Tidak
ada perbedaan pengaruh yang signifikan pada Ladder Drill Exercise dan Shuttle Run
terhadap peningkatan Agility pemain futsal pada kasus Sprain ankle. Saran : untuk
peneliti selanjunya dapat memperhatikan kembali faktor lain yang dapat
mempengaruhi Agility pemain futsal dan menambahkan waktu penelitian agar
mencapai hasil yang maksimal.