Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Aufi Haita Sabila, 1710201009
Sarwinanti, M.Kep.,Sp.Kep. Mat
Warsiti, S.Kp., M.Keb.,Sp.Mat
Subject
RJ101 Child Health. Child health services
Datestamp
2023-10-30 03:07:29
Abstract :
Latar Belakang: Stunting adalah masalah kesehatan yang perlu mendapatkan
perhatian khusus karena dampak yang akan dialami. Kejadian stunting salah satunya
dipengaruhi karena faktor usia ibu, yaitu usia yang muda muda saat hamil.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang literatur dan menyimpulkan
literatur terdahulu terkait dengan pengaruh usia ibu saat hamil dengan kejadian anak
stunting serta menemukan gap pada penelitian sebelumnya untuk dasar penelitian
empiris selanjutnya.
Metode: Literatur review dengan menggunakan artikel penelitian terpublikasi di
internet melalui database Google-scholar yang dipublikasikan antara tahun 2017
sampai 2022.
Hasil : Dari empat artikel yang telah diseleksi dan dianalisis, didapatkan hasil bahwa
Ibu dengan usia saat hamil antara 20-35 tahun lebih rendah beresiko memiliki anak
stunting karena termasuk pada usia reproduksi sehat. Terdapat hubungan antara usia
ibu saat hamil terhadap kejadian stunting pada anak. Ibu berusia remaja kurang dari
20 tahun lebih beresiko memiliki anak stunting.
Siimpulan dan Saran: Ibu berusia kurang dari 20 tahun cenderung memiliki anak
yang stunting. Diperlukanya edukasi pembekalan persiapan menjadi serorang Ibu
sejak usia remaja guna mengurangi resiko terjadi kelahiran anak dengan stunting.