Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Arina Nur Afifah, 1910106016
Esitra Herfanda, S.ST., M.Kes
Nuli Nuryanti Zulala, S.ST., M.Keb
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2023-10-30 04:09:06
Abstract :
Kekerasan dalam pacaran adalah perilaku yang agresif, kasar, dan membatasi dalam
hubungan pacaran secara sadar maupun tidak sadar yang berefek fisik maupun psikis
hingga kematian. Prevalensi kekerasan oleh pasangan dalam rentang usia 10-29 tahun
di seluruh dunia sebanyak 43%, sedangkan di Indonesia mencapai 1.815 kasus.
Domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang yaitu dengan
pengetahuan yang baik agar menciptakan perilaku dan sikap yang baik. Pengetahuan
dan sikap yang baik dapat betujuan untuk mengurangi kasus kekerasan dalam pacaran
yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan
sikap remaja putri terhadap kekerasan dalam pacaran pada siswi SMK YPKK 1
Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan
kriteria inklusi dan eksklusi sebesar 86 responden Siswi SMK YPKK 1 Sleman tahun
pelajaran 2022/2023 yang sedang atau pernah mempunyai hubungan/pacaran. Uji
statisik yang dilakukan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian yang diperoleh
dari 86 responden, didapatkan hasil ada hubungan antara pengetahuan terhadap
kekerasan dalam pacaran pada Siswi SMK YPKK 1 Sleman dengan p value 0,047
(p<0,05) dan ada hubungan antara sikap terhadap kekerasan dalam pacaran pada Siswi
SMK YPKK 1 Sleman dengan p value 0,004 (p<0,05). Ada hubungan pengetahuan
dan sikap remaja putri terhadap kekerasan dalam pacaran pada Siswi SMK YPKK 1
Sleman keduanya dengan tingkat keeratan hubungannya rendah. Diharapkan pihak
instansi pendidikan untuk meningkatkan pemberian informasi terkait kesehatan
reproduksi remaja khususnya mengenai kekerasan dalam pacaran supaya
meminimalisir terjadinya kekerasan dalam pacaran.