Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Nurinda Megita Violina, 1910201099
Deasti Nurmaguphita, M.Kep.Sp.Kep.J
Prastiwi Puji Rahayu, M.Kep., Sp.Kep.J
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-10-30 04:03:49
Abstract :
Latar Belakang: Pernikahan usia dini merupakan pernikahan yang dilakukan pada
anak usia dibawah 19 tahun. Dampak dari pernikahan dini bisa mempengaruhi
kesehatan mental karena belum adanya kesiapan dalam menanggung nafkah dan
berperan sebagai orang tua. Dampak positif menikah dini yaitu menghindari zina dan
dampak negatif menikah dini yaitu kematangan psikologis belum tercapai.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dukungan keluarga
terhadap tingkat stres pada remaja yang menikah dini di Kapanewon Sleman
Kabupaten Sleman Yogyakarta.
Metode Penelitian: Desain yang digunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan
wawancara mendalam (indepent interview). Sampel diambil menggunakan teknik
sampel jenuh dengan jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 6 orang remaja
perempuan yang menikah dini. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah pengumpulan data, reduki data, penyajian data dan kesimpulan atau verivikasi.
Hasil Penelitian: Hasil analisis didapatkan 3 tema yaitu kebutuhan emosional,
dukungan keluarga dan ekonomi. Dampak dari menikah di usia dini dapat beresiko
melahirkan prematur, kemudian bisa berdampak pada rendahnya kualitas keluarga
dalam segi ketidaksiapan secara psikis dalam menghadapi persoalan ekonomi dan
rumah tangga. Dukungan yang diberikan oleh suami dan keluarga berupa kasih sayang
dan dicintai membuat istri merasa dihargai dan dipedulikan selama menikah.
Kesimpulan dan Saran : Dukungan yang positif akan membuat istri merasa bahagia
dan dihargai selama menikah dan menjalani rumah tangga. Perempuan yang menikah
dini perlu mendapatkan edukasi terkait tentang kehidupan setelah menikah, mendapat
dukungan positif dari orang sekitar termasuk keluarga agar mendapatkan
peengetahuan yang positif.