Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Fitria Hana Pertiwi, 1010301075
Asyhara Naela Arifin, M.Kes
Sri Lestari, S.ST., MMR
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-10-30 04:21:43
Abstract :
Latar Belakang : Proses penuaan merupakan proses yang berhubungan
dengan umur seseorang. Manusia mengalami perubahan sesuai dengan
bertambahnya umur. Salah satu sistem tubuh yang mengalami kemunduran
adalah system kognitif. Hal ini karena penuaan menyebabkan perubahan
anatomi, seperti penyusutan otak dan perubahan biokimia pada sistem saraf
pusat (SSP) sehingga dengan sendiri dapat menyebabkan penurunan kognitif.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh pemberian brain gym dan board game
(puzzle) terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia. Metode Penelitian
: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi experimental dengan
rancangan pre and post test one group design. Sampel penelitian ini adalah
lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Unit Budi Luhur Bantul yang
berusia lebih dari 60 tahun. Subyek penelitian ini berjumlah 20 orang yang
akan dijadikan dalam satu kelompok intervensi brain gym dan board game
(puzzle) selama 12 kali pertemuan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali
dalam seminggu. Alat ukur fungsi kognitif yang digunakan adalah Mini Mental
State Examination (MMSE). Hasil : Hasil uji menggunakan Paired Samples
T-Test adalah p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada pengaruh brain gym
dan board game (puzzle) terhadap peningkatan fungsi kognitif pada lansia.
Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian brain gym dan board game (puzzle)
terhadap peningkatan kognitif lansia di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW)
Unit Budi Luhur Bantul. Saran : Diharapkan kepada profesi fisioterapi dapat
menggunakan brain gym dan board game (puzzle) sebagai intervensi dalam
menangani permasalahan fungsi kognitif pada lansia