Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Atin Zulfarida Hasanah, 1910106021
Sri Ratnaningsih, S.ST., M.Keb
Nuli Nuryanti Zulala, S.ST., M.Kes
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2023-10-30 06:29:31
Abstract :
Siklus menstruasi adalah proses perubahan hormone yang terus-menerus mengarah
pada pembentukan endometrium, ovulasi, serta peluruhan dinding jika kehamilan
tidak terjadi, Stres menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi karena stres
menyebabkan gangguan hormon Luteinizing Hormon dan Follicle Stimulating
Hormone, sehingga tidak terjadi perkembangan sel telur, sehingga hormon estrogen
dan progesteron juga tidak akan terbentuk. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan tingkat stres dengan gangguan siklus menstruasi pada
mahasiswi S1 Psikologi UNISA Yogyakarta. Metode penelitian analitik cross
sectional dengan data primer berupa quesioner. Analisa data menggunakan uji
sperman rank, Teknik pengambi sampel yaitu menggunakan Simple Random
Sampling dengan populasi sebanyak 93 responden. Hasil penelitian menunjukan
bahwa tingkat stres normal sebanyak 37 mahasiwi (39,8%) dan siklus mentruasi
teratur sebanyak 67 (72%). Tidak ada hubungan yang signifikasi antara tingkat stres
dengan gangguan siklus menstruasi, dikarenakan hasilnya lebih dari (0,05) yaitu
(0,255). Mahasiwi S1 Psikologi UNISA Yogyakarta karena didapatkan tingkat stres
dalam katogori normal dan gangguan siklus menstruasi normal, tetapi pada status
gizi dalam kategori kurus, diharapkan untuk mahasiswi memperhatikan pola
makanan yang dikonsumsi hindari memakan junk food, makanan cepat saji,
konsumsi makanan dengan gizi yang baik agar status gizi normal.