Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Ginanjar Aji Pangestu, 1910301026
Fitri Yani, SST.ST.,M.Fis
Agus Riyanto, S.KM., M.Fis
Subject
RZ Other systems of medicine
Datestamp
2023-10-30 06:31:55
Abstract :
Latar Belakang: Indonesia merupakan negara agraris penduduk bekerja sebagai
petani. Desa Nganggring Kecamatan Turi Sleman merupakan daerah dengan sebagian
besar penduduk bertani. Posisi kerja petani yang biasa dilakukan yaitu membungkuk,
Posisi kerja ini sangat tidak ergonomis karena dapat mengakibatkan keluhan atau nyeri
pada bagian tubuh. Insiden nyeri leher ini terus-menerus mengalami peningkatan
seiring bertambahnya usia, hal ini menyebabkan lansia yang mengeluh mengalami
kesulitan dalam beraktivitas, bertani dilakukan secara terus-menerus sebagai rutinitas.
Tujuan: Mengidentifikasi nyeri otot upper trapezius petani pada lansia di desa
Ngangring Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman sebelum dan sesudah diberikan teknik
mulligan. Menganalisis perbedaan nyeri otot upper trapezius sebelum dan sesudah
diberikan teknik mulligan pada petani lansia di desa Ngangring Kecamatan Turi,
Kabupaten Sleman. Metode: penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan
metode desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental one group pre test-
post test design. Dengan teknik purposive sampling, skala pengukuran menggunakan
numeric rating scale (nrs). Hasil: Hasil paired t-test nilai signifikansi 0,000 (<0,05),
maka H1 diterima. Sehingga hasil yang diperoleh peneliti adalah ada pengaruh
pemberian teknik mulligan terhadap nyeri otot upper trapezius pada petani lansia di
desa nganggring kecamatan Turi kabupaten Sleman. Simpulan dan saran: hasil dari
penelitian ini terdapat pengaruh nyeri otot upper trapezius setelah diberikan teknik
mulligan