Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Azamita Isnayanti, 1910106084
Siti Istiyati, S.ST., M.Kes
Nuli Nuryanti Zulala, S.ST., M.Keb
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2023-10-30 07:03:09
Abstract :
Nyeri haid atau dismenore merupakan nyeri di bagian perut bawah saat menstruasi.
Hal ini dapat disertai dengan mual, muntah, sakit kepala, stres, depresi, cemas
berlebihan, dan keadaan sedih yang berlebihan sehingga mengganggu aktivitas sehari
hari. Maka dari itu, banyak upaya dilakukan untuk mengurangi keluhan nyeri haid
yaitu dengan cara farmakologis dan non farmakologis. Secara non farmakologis salah
satunya dengan olahraga rutin seperti jogging, lari, bersepeda, berenang dan senam
sebanyak 3-5 kali dalam seminggu. Salah satu cara untuk meningkatkan kebiasaan
olahraga para remaja tersebut melalui pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian untuk
mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kebiasaan olahraga dan nyeri
haid pada remaja putri kelas XII di SMA N 1 Mlati. Desain penelitian yang digunakan
adalah pre-experimental designs dengan metode one group pretest-posttest. Populasi
penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XII di SMA N 1 mlati yang mengalami
nyeri haid sebanyak 50 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan
total sampling. Data terdiri dari data primer. Skala nyeri menggunakan lembar verbal
descriptor scale. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat.
Analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon signed ranks test. Hasil uji Wilcoxon
signed rank test pada kedua variabel menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-tailed)
adalah 0,000, karena nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa
ada pengaruh Pendidikan kesehatan terhadap kebiasaan olahraga dan nyeri haid pada
remaja putri kelas XII di SMA N 1 Mlati. Saran pada responden olahraga dapat
dijadikan alternatif intervensi yang dapat dilakukan untuk meredakan nyeri haid