Institusion
Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Author
Muhamad Rayhan Danisworo, 1910201125
Dwi Prihatiningsih, S. Kep., Ns., M.Ng
Widaryati, S.Kep.Ns., M.Kep
Subject
BF Psychology
Datestamp
2023-10-30 07:02:13
Abstract :
Latar Belakang : Stres dapat terjadi pada siapapun, termasuk diantaranya pada mahasiswa.
Stres akademik merupakan perasaan tertekan yang dialami mahasiswa baik secara fisik
maupun emosional, akibat tuntutan akademik untuk mendapatkan hasil belajar yang baik.
Penyebab stres akademik muncul karena memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan
tugas-tugas akademik yang semakin banyak.
Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik
mahasiswa keperawatan tingkat akhir di Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta meliputi faktor
kondisi fisik, konflik, perilaku, dan lingkungan.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain
penelitian deskriptif korelasional. Subjek dari penelitian ini adalah mahasiswa
keperawatan tingkat akhir di Universitas ?Aisyiyah Yogyakarta berjumlah 87 responden.
Alat dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner Depression Anxiety and
Stress (DASS) dan kuesioner faktor-faktor yang mempengaruhi stres akademik. Analisis
data menggunakan uji chi square dengan bantuan software statistik komputer.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres akademik yang dialami
mahasiswa keperawatan tingkat akhir, normal (28,7%) stres ringan (17,2%), stres sedang
(31%), stres berat (17,2%), dan stres sangat berat (5,7%). Faktor yang berpengaruh secara
signifikan terhadap stres akademik yaitu Faktor Perilaku (p=0,00 < 0,05), Faktor konflik
(p=0,000 < 0,05), Faktor kondisi fisik (p=0,026 < 0,05), dan Faktor lingkungan (p=0,048
< 0,05).
Simpulan dan Saran : Terdapat hubungan antara hubungan faktor perilaku, konflik,
kondisi fisik, dan lingkungan terhadap stres akademik mahasiswa. Diharapkan bagi
mahasiswa tingkat akhir untuk lebih tenang dan santai dalam menyusun skripsi,
menghindari rasa gelisah, mengontrol emosi menjadi lebih tenang agar tidak mengalami
stres akademik, menghindari terjadinya konflik dengan dosen atau teman, menjaga
kondisi fisik agar tidak mengalami stres akademik, dan diharapkan juga bagi mahasiswa
tingkat akhir untuk selalu berada pada lingkungan yang baik yaitu yang lingkungan yang
tenang agar ketika berpikir dapat lebih tenang dan fokus.